Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

BUPATI LEMBATA LANTIK 96 KEPALA SEKOLAH

 



Lembata, CAKRAWALANTT.COM - Bupati Lembata, Thomas Ola Langodai melantik dan mengambil sumpah 96 Kepala Sekolah dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), Senin (01/11/2021). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Lembata tersebut turut melantik 10 Kepala Puskesmas dan 15 tenaga fungsional guru dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

 


Dalam arahannya, Thomas menegaskan bahwa jabatan sebagai kepala sekolah maupun kepala puskesmas adalah amanah. Para kepala sekolah, ungkapnya, dipercaya untuk menjadi sapu yang bisa membersihkan segala bentuk kotoran yang ada di lingkungan kerja atau pelayanan. Dengan demikian, imbuhnya, dibutuhkan seorang pemimpin yang bisa bertindak sebagai manajer sekolah serta memilliki integritas yang tinggi. Seorang manajer, paparnya, memiliki tanggung jawab yang tinggi sehingga dituntut untuk bersikap jujur dan peduli terhadap lingkungan di sekitarnya. Maka dari itu, sambungnya, semua pilihan dan syarat tersebut jatuh kepada para kepala sekolah yang dilantik tersebut. 

 


“Saya tahu kalian tidak tepuk tangan karena ini berat. Bukan menggembirakan. Kalau menggembirakan kalian sudah tepuk tangan. Ini memberatkan sehingga kalian tidak tepuk tangan. Ini amanah. Mau tidak mau jadi pemimpin harus berbuat jujur,” tegasnya.

 


Lebih lanjut, terang Thomas, para guru harus mampu menetap di tengah masyarakat guna memberikan kecerahan berpikir terhadap berbagai aspek kehidupan, baik dari sisi hukum, pendidikan, politik hingga kesehatan. Selain itu, imbuhnya, kepala sekolah harus bekerja secara terbuka dan akuntabel, terutama dalam melakukan audit terhadap dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dana komite sekolah, dan DAK bersama pihak inspektorat. Maka dari itu, lanjutnya, para kepala sekolah yang terpilih harus menumbuhkan integritas yang tinggi, jujur, bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan.  

 


Memprioritaskan Dunia Pendidikan

 


Sementara itu, Thomas juga mengungkapkan program prioritas utama pasca dirinya dilantik sebagai bupati adalah melantik kepala sekolah, sebab baginya pendidikan merupakan harta yang tidak akan habis dimakan waktu. Hal tersebut, tuturnya, berada di tangan para guru, terutama kepala sekolah sebagai penggerak roda pendidikan. 

 


Ia juga menerangkan bahwa dari 96 kepala sekolah yang dilantik tersebut, hanya 4 orang yang  memenuhi persyaratan lengkap, sedangkan 92 orang lainnya belum memiliki sertifikasi sebagai kepala sekolah. Maka dari itu, imbuhnya, para kepala sekolah terpilih harus berupaya meningkatkan kapasitas diri sambil menunggu proses yang dilakukan oleh dinas terkait.

 


“Kami tidak kenal kalian, saya sendiri juga tidak kenal, kalian adalah guru dengan ijazah yang diakui BKN, sertifikasi profesional pendidik, guru dengan sertifikasi kepala sekolah, dan masih banyak guru yang belum punya sertifikasi kepala sekolah,” tegasnya.

 


Pada akhir arahan, Thomas kembali memberikan apresiasi bagi para kepala sekolah yang telah dilantik. Para kepala sekolah, pungkasnya, harus hidup bahagia bersama keluarga, mengamalkan amanah di tempat kerja masing-masing, serta mampu menjadi lilin yang tidak pernah padam dalam memberantas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) serta masalah lainnya.

 


“Selamat dan profisiat kepada semua yang mendapatkan amanah. Selamat menjalankan amanah ini di tempat masing-masing. Selamat jadi lilin yang tidak pernah padam dalam memberantas KKN, gizi buruk, dan gizi kurang,” pungkasnya.

 


Berita dan Foto : Rofinus R. Roning


Editor : Mario Djegho (red)




Post a Comment

0 Comments