Latest News

Monday, 28 January 2019

SMAN 1 ENDE SIAP MENGHADAPI UN 2019

Ende, CakrawalaNTT.com - Menghadapi Ujian Nasional 2019 yang bakal dilaksanakan bulan Maret 2019, seluruh komponen pendidikan dalam lingkup wilayah SMAN 1 Ende baik para guru, siswa/I, dan pegawai serta petugas teknis (operator) telah siap dan dipersiapkan dengan baik. Khusus untuk peserta UNBK, telah dipersiapkan sejak bulan November 2018. Para peserta UNBK didampingi oleh guru mata pelajaran belajar di sekolah. Sementara itu, persiapan yang bersifat teknis berhubungan dengan ujian nasional yang berbasis komputer seperti komputer/laptop, server dan sebagainya sudah dalam posisi siap pakai. Hal ini disampaikan Kepala SMAN 1 Ende,Yohanes Albinus Minggu, S.Pd di ruang kejanya bebeberapa waktu yang lalu, Kamis (24/1/2019). 

Menurut Albinus, peserta UNBK dari SMAN 1 Ende tahun pelajaran 2018/2019 ini berjumlah 463 peserta (149 orang laki-laki dan 314 orang perempuan). Adapun perinciannya, kelas IPA berjumlah 190 orang, kelas IPS berjumlah 120 orang dan kelas Bahasa berjumlah 63 orang. Ia menambahkan, sebagai kepala sekolah ia selalu membangun komunikasi dan koordinasi serta kerja sama yang baik dengan para guru dan pegawai maupun dengan pihak pemerintah yang dalam hal ini dinas pendidikan melalui  UPT Pendidikan Wilayah VIII yang berkantor di Kota Ende untuk mendukung kesuksesan kegiatan USBN dan UNBK tahun ini.

“Tahun ini, ada 463 orang peserta didik yang resmi terdaftar sebagai peserta UNBK. Saya selalu membangun komunikasi dan koordinasi untuk menyukseskan kegiatan yang akan dimulai dengan kegiatan simulasi (tryout), Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Para peserta UNBK telah dipersiapan sejak bulan November tahun lalu melalui bimbingan belajar dan bedah soal ujian bersama guru mata pelajaran khususnya yang masuk dalam mata pelajaran ujian nasional. Mulai bulan Januari 2019, semua peserta UNBK berada di sekolah mulai pagi hingga sore untuk dibimbing dengan intens oleh para guru mata pelajarannya masing-masing,” terang Albinus.

Selain itu, kata Albinus, sekolah juga memfasilitasi agar para peserta siap secara rohani menghadapi UNBK ini.

“Agar siap secara rohani, diadakan kegiatan retret untuk yang beragam Katolik/Kristen dan kegiatan Mahasaba untuk yang beragama Islam,” kata Albinus.

Albinus menambahkan pula bahwa persiapan teknis UNBK seperti komputer/laptop, server, dan sebagainya sudah dalam posisi siap. Dalam waktu dekat sekolah akan melakukan kegiatan simulasi UNBK ini.

Plt. Kepala UPT Pendidikan Wilayah VIII, Anastasia Waso, S.Pi. menjelaskan bahwa tahun ini semua SMA dan Madrasah se-Kabupaten Ende sudah siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer.

“Tahun ini semua semua SMA/Madrasah se-Kabupaten Ende sudah siap menyelenggarakan UNBK. Tidak ada lagi sekolah yang menyelenggarakan ujian nasional secara manual dengan mengunakan kertas pensil. Kami dari UPT Pendidikan Wilayah VIII menyatakan rasa bangga sekaligus apresiasi tulus untuk kerja keras para kepala sekolah. Mereka telah menyatakan diri siap untuk menyelenggarakannya dengan online dan akan dismulasikan pada tanggal 28-30 Januari 2019,” ujar Anastasia.

Dari keseluruhan jumlah SMA/SMK se-UPT Pendidikan Wilayah VIII yang mencakup wilayah Kabupaten Ngada, Nagekeo, dan Ende, hampir semuanya menggelar UNBK kecuali SMK Pelayaran Maritim yang ada di Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada. Untuk diketahui jumlah SMA/SMK dalam lingkup UPT ini berjumlah 91 sekolah. Kabupaten Ngada terdapat 16 lembaga SMA dan 11 lembaga SMK, Kabupaten Ende terdapat 27 lembaga SMA dan 15 lembaga SMK, dan Kabupaten Nagekeo terdapat 18 lembaga SMA dan 4 lembaga SMK. (*)
comments

No comments:

Post a Comment