Latest News

Thursday, 14 September 2017

Upacara Penyerahan Ijazah Universitas Terbuka Kupang 2017/2018

Kota Kupang, Cakrawala NTT - Unit Program Belajar Jarak Jauh - Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Kupang melakukan pengukuhan kelulusan bagi para mahasiswanya, Kamis (14/09/2017). Acara wisuda ini secara resmi dinamakan Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) dan dilaksanakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Universitas Terbuka. Acara di hari Kamis ini merupakan UPI hari pertama dari dua hari pelaksanaannya. Aula Politani Negeri Kupang yang beralamatkan di Jl. Prof. Dr. Herman Johanes, Lasiana-Kelapa Lim, Kota Kupang, NTT  dipakai sebagai tempat pelaksanaan UPI. Secara resmi UPI dimulai pada pukul 8.30 WITA.
Di hari pertama UPI-UT Kupang, jumlah wisudawan adalah 310 orang dan berasal dari wilayah Flores dan Sumba. Untuk hari kedua, wisudawan yang mengikuti UPI berjumlah 360 orang dan berasal dari wilayah Lembata, Timor, Rote, Sabu, dan Alor, demikian informasi yang didapatkan dari Yanuardi Longgo S.Sos, M.Si., selaku ketua panitia UPI-UT Kupang.
UPI secara resmi dibuka oleh Drs. Hasoloan Siregar, M.Si. sebagai Kepala Unit Program Jarak Jauh (UPBJJ) UT Kupang. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pembacaan SK rektor UT tentang pengukuhan lulusan dan SK kepala UPBJJ-UT tentang lulusan terbaik, serta sambutan dari beberapa pihak yaitu Rektor UT yang diwakili oleh Direktur Pasca Sarjana Universitas Terbuka, Dr. Liestodono Bawono Irianto,M.Si. dan Kepala LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) Provinsi NTT, Minhajul Ngabidin S.Pd. M.Si.
Dalam sambutannya Dr. Liestodono menguraikan peran Universitas Terbuka di Indonesia yang telah tiga dekade hadir di dalam dunia pendidikan masyarakat.
“Universitas Terbuka hadir dan bertugas melaksanakan amanat untuk mencerdaskan masyarakat Indonesia yang berada di dalam maupun di luar negeri, bagi di dalam negeri terutama di daerah Tertinggal, Terluar, dan Terdepan,jelas Liestodono.
Pada sambutannya, Minhajul Ngabidin S.Pd.M.Si. menggambarkan tantangan-tantangan yang akan dihadapi oleh masyarakat pada umumnya dan wisudawan pada khususnya.
“Ilmu pengetahuan dan teknologi telah berkembang sangat luas bila tidak dipergunakan dengan baik dapat hadir sebagai hal yang merugikan dalam bentuk pornografi,hoax, dan ujaran kebencian. Teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) juga adalah tantangan tersendiri, tenaga manusia akan digantikan oleh produk teknologi, berjuta-juta manusia terancam kehilangan pekerjaannya bila teknologi ini diterapkan,kata Minhajul.

Dalam sesi wawancara dengan para awak media, Liestodono menitipkan pesan kepada para mahasiswa UT Kupang bahwa hal yang paling diperlukan dalam menempuh bidang pendidikan yang telah mereka pilih ini adalah ketekunan, kerja keras, dan kerajinan karena tanpa nilai-nilai tersebut kesuksesan tidak akan pernah diraih.
Wisudawan terbaik/IPK tertinggi pada UPI-UT Kupang 2017-2018 adalah, UPI hari pertama :
1. Maria Mersiana Hambu, Prodi S1 PGSD, dari Kabupaten Manggarai Timur.
2. Jumi,  Prodi S1 PGSD, dari  Kabupaten Manggarai Timur.
3. Maria Wunga, Prodi S1 PGPAUD, dari Kabupaten Flores Timur.

UPI hari kedua:
1.    Marceian Dawa, Prodi S1 PGSD, dari Kabupaten Sabu Rai Jua.
2.    Lusi Elisabet Sihombing, Prodi S1 Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan, dari Kota Kupang.
3.    Tri Oteng Dwiwin Radja Kari, Prodi S1 PGSD, dari kabupaten Sabu Rai Jua.
Acara ini juga dimeriahkan dengan paduan suara Alfa Omega yang membawakan lagu-lagu tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya di NTT, seperti Mogi, Sigulempang, Cinta Kiat, Bengure Lekaju, Paimura, dan Dolo Murale. (Armando)


comments

No comments:

Post a Comment