Latest News

Tuesday, 15 August 2017

SMKN 4 Kupang: Workshop dan Sertifikasi Jaringan Berbasis Fiber Optik


Kota Kupang, Cakrawala NTT - Sejumlah 32 guru dari beberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten-Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti Workshop dan Sertifikasi Jaringan Fiber Optik (FO) yang diadakan oleh direktorat PSMK dengan beberapa pihak terkait. Kegiatan berlangsung selama beberapa hari, Senin-Sabtu (7-12/8/2017).
Pihak panitia kegiatan ini adalah SMKN 4 Kupang.  Adrianus Mbaku, S. Pd selaku Wakil Kepala Sekolah bagian Sarana dan Prasarana SMKN 4 Kupang merupakan ketua Panitia Penyelenggara kegiatan. Ia mengungkapkan bahwa perencanaan kegiatan sudah dimulai dari Senin,  31 Juli Agustus. ”Kami jajaran guru di SMKN 4 Kupang atas perintah dari Kepala Sekolah,  Semmy Ndolu, S.Pd., diminta untuk melakukan persiapan Workshop Apjatel (Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi). Maka  Aula SMKN 4 Kupang langsung direnovasi untuk persiapan workshop ini,“ tutur Adrianus.
Adrianus  juga menambahkan bahwa ia merespon secara positif atas workshop ini karena ternyata sekolah ini dipercaya menjadi salah satu sekolah terpilih di daerah timur dari Direktorat PSMK untuk menjadi sekolah contoh yang menggunakan Jaringan Fiber Optik.

Hadir sebagai pihak pemberi materi pelatihan adalah PT.  CGS (Cendekia Global Solusi).  Perusahaan yang bergerak di jaringan fiber optik ini terdiri dari 4 orang, masing-masing;  Hardian (CGS Surabaya,  Head Region East),  Andri Nurdin (CGS Bali,  Manager NOC East),  Okvianto Yoga (Specialist FOC (Field Operation Control) Surabaya,  Muhammad Abdul Rohim (Analyst FOC Bali). Selanjutnya  untuk daerah kerja mereka di wilayah timur,  CGS bekerja sama dengan Apjatel (Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi) Jakarta dengan Direktorat PSMK. Tim lain yang hadir adalah Pak Arief Budiman (Purbaratu Network), Dony Aldrin (Sky Line pengadaan ISP). Pada   Senin (7/8/2017), Tim CGS tiba di Kupang. Pendanaan proses pelatihan ditanggung oleh Direktorat PSMK.
Okvianto Yoga (FOC) menuturkan bahwa ia senang karena bisa berbagi ilmu ke semua orang, karena menurutnya bila ilmu dibagikan maka ilmu tidak akan mati. Sedangkan Donny Aldrin yang merupakan pembawa acara pelatihan ini bercerita tentang kekagumannya atas kontur alam di Kota Kupang. “Saya merasa takjub,  tidak seperti yg dibayangkan,  saya jatuh cinta pada pantai Kupang,  orang-orang Kupang luar biasa.  Harapan saya setelah pelatihan semoga bapak ibu guru bisa mengamalkan ilmu yang sudah didapat, dan ilmunya dapat diterapkan pada muridnya,” kata Donny semangat.
Joni Leo, S.Si., salah seorang peserta pelatihan dari SMKN 2 Soe mengatakan bahwa jaringan FO ini sudah dikenalnya di Telkom Soe, namun masih merupakan hal yang baru sekali bagi dirinya. ”Ini adalah  New Knowledge untuk saya, jadi harapan saya, setelah pelatihan ini saya dapat mengupdate perangkat pembelajaran dan membawa ilmu baru ke sekolah tentang FO.  Saya berencana akan memasukkan materi FO ke dalam kurikulum TKJ dgn lebh detail. Saya harap kegiatan seperti ini terus ada,” komentar Leo. (Christin A_Kontributor)


comments

No comments:

Post a Comment