![]() |
| Pose bersama. |
Kota Kupang, CAKRAWALANTT.COM - Lapangan voli selalu identik dengan aktivitas
olahraga. Olahraga ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani sekaligus
mengembangkan minat dan bakat individu. Di lapangan ini, anak-anak bisa
belajar, melatih kedisiplinan, dan menempa karakter melalui permainan atau
turnamen bola voli. Hal ini nampak dalam turnamen Ikatan Guru Olahraga Nasional
(Igornas) Cup I Kota Kupang, sebuah ajang olahraga khusus bagi pelajar.
Igornas Cup I Kota Kupang berlangsung pada tanggal 18
hingga 25 Juni 2026 di lapangan voli Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK)
Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ajang olahraga ini diikuti oleh
sekolah-sekolah terbaik yang berada di Kota Kupang guna mencari dan membina
talenta atlet-atlet muda. Salah satunya adalah Sekolah Menengah Pertama Negeri
(SMPN) 13 Kota Kupang yang mengirimkan tiga tim voli terbaik.
Tim yang dikirim oleh SMPN 13 Kota Kupang terdiri atas
tim putra A yang diperkuat oleh Nue Hello dan rekan-rekannya, tim putra B yang
diperkuat oleh Yufen Nifu dan rekan-rekannya, serta tim putri yang diperkuat
oleh Dewi dan rekan-rekannya. Ketiga tim ini tampil gemilang dan membanggakan,
apalagi membawa nama baik sekolah di ajang tersebut.
Sejak hari pertama, semangat mereka menyatu dengan hembusan
angin di tengah lapangan. Tim putra A menunjukkan permainan yang disiplin dan
penuh kerja sama. Meskipun belum berhasil menembus babak puncak, perjuangan Nue
Hello dan rekan-rekannya patut diapresiasi. Mereka mampu meraih juara harapan
pertama. Di sisi lain, tim putri yang dipimpin oleh Dewi tampil dengan baik
hingga mampu mengamanan posisi ketiga.
Sorotan penonton tidak terhenti pada performa kedua
tim tersebut. Mereka turut mengapresiasi penampilan tim putra B yang sebelumnya
pernah menjadi juara kedua dalam ajang Maritim Cup I tahun 2026. Pengalaman
yang dimiliki ini menjadi kompas yang menuntun langkah mereka di setiap tahap
pertandingan.
Pada partai puncak, tim putra B SMPN 13 Kota Kupang
harus berhadapan dengan tim putra SMPN 6 Kota Kupang. Sejak peluit berbunyi,
pertandingan berlangsung dalam tempo yang cepat. Bola seakan memiliki nyawa,
melayang begitu cepat, dan menolak jatuh sebelum diperebutkan.
Pada set pertama, kedua tim saling mengejar angka.
Selisih skor tidak pernah lebih dari dua poin. Dengan kegigihan Yufen Nifu dan
rekan-rekannya, tim putra B SMPN 13 Kota Kupang berhasil menutup set pertama
dengan kemenangan tipis.
Memasuki set kedua, jalannya pertandingan menjadi
semakin sengit. Para pemain terus memberikan penampilan terbaik demi
mengamankan poin. Beberapa kali, kedudukan menjadi imbang atau hanya terpaut
dua poin. Namun, Yufen Nifu dan rekan-rekan kembali menunjukkan performa
terbaik. Mereka berhasil mengamankan set kedua dengan baik.
Pada set ketiga, tim putra SMPN 6 Kota Kupang tidak
tinggal diam. Mereka bangkit dengan permainan yang lebih agresif. Tim putra B
SMPN 13 Kota Kupang harus bekerja lebih keras ketika menerima serangan yang
bertubi. Kedua tim saling menyerang hingga tim putra SMPN 6 Kota Kupang
berhasil memenangkankan set ketiga dengan selisih tipis.
Ketiga peluit kembali berbunyi, tim putra B SMPN 13
Kota Kupang kembali bermain dengan semangat baru. Setiap pemain mencoba untuk
saling menguatkan, memberikan rasa percaya satu sama lain, serta kembali
memberikan penampilan terbaik. Mereka bermain dengan tekad yang sama, yakni
menjadi pemenang. Perjuangan ini membuahkan hasil, mereka berhasil mengamankan
poin dan menutup set keempat dengan kemenangan mutlak.
Tim putra B SMPN 13 Kota Kupang resmi menyandang gelar
pemenang dalam turnamen tersebut. Keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras,
latihan yang konsisten, dan kerja sama tim yang solid. Pelatih sekaligus
pembina mereka, Nefri Lae, tidak berhenti mengucapkan syukur dan rasa bangga
terhadap anak-anak didiknya.
“Keberhasilan ini merupakan hasil latihan yang
disiplin, semangat juang, dan kerja sama yang baik. Ke depannya, pembinaan dan
pelatihan akan terus dilakukan guna meningkatkan prestasi,” ungkap guru SMPN 13
Kota Kupang ini.
Igornas Cup I Kota Kupang telah meninggalkan jejak
manis bagi keluarga besar SMPN 13 Kota Kupang. Ajang olahraga ini membuat
anak-anak memahami hubungan timbal balik antara pendidikan dan olahraga. Anak-anak
bisa menjadikan lapangan voli sebagai ruang pembelajaran. Mereka sadar bahwa
kemenangan selalu ditentukan oleh proses yang tidak mudah dan singkat. Dengan
kata lain, prestasi bukan sekadar catatan kemenangan, tetapi cerminan dari
semangat belajar, kedisiplinan, dan ketekunan. (red)
Penulis: Yohanes Joni Liwu, S.Pd. (Guru SMPN 13 Kota
Kupang)







0 Comments