Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

OSIS SMA NEGERI 2 MACANG PACAR GELAR BAKTI SOSIAL

Suasana kegiatan bakti sosial oleh warga SMA Negeri 2 Macang Pacar, Jumat (25/2/2022).


Manggarai Barat, CAKRAWALANTT.COM - Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 2 Macang Pacar menggelar kegiatan bakti sosial dengan membersihkan lingkungan sekolah dan Pasar Noa, Desa Compang, Kecamatan Pacar, Jumat (25/2/2022). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SMA Negeri 2 Macang Pacar, Yufentus Panok, S.Pd.,Gr dan diikuti oleh seluruh warga SMA Negeri 2 Macang Pacar, baik peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). 

 

Menurut Yufentus, kegiatan bakti sosial merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kesadaran setiap warga sekolah untuk menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan guna menunjang pelaksanaan pembelajaran secara kondusif, baik di bidang akademik maupun non akademik. Dengan kebersihan lingkungan yang terjaga, imbuhnya, maka aspek kesehatan pun akan turut ditingkatkan.


Kepala SMA Negeri 2 Macang Pacar, Yufentus Panok, S.Pd.,Gr saat mengikuti kegiatan bakti sosial. 


Lebih lanjut, terang Yufentus, OSIS SMA Negeri 2 Macang Pacar akan melakukan kegiatan bakti sosial sekali dalam sepekan secara rutin di setiap Hari Jumat. Kegiatan tersebut, ujarnya, akan menyasar tempat-tempat umum, seperti Puskesmas, pasar, dan tempat ibadah. Hal itu, sambungnya, bertujuan untuk menanamkan pola hidup sehat dengan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Dengan demikian, tegas Yufentus, seluruh warga SMA Negeri 2 Macang Pacar bisa memiliki rasa saling memiliki (sense of belonging) secara sosial. 


Sementara itu, Pembina OSIS SMA Negeri 2 Macang Pacar, Andreas Didit, S.Pd menuturkan bahwa kegiatan bakti sosial adalah program kerja wajib di sekolah tersebut. Melalui pelaksanaan bakti sosial, imbuhnya, para warga sekolah bisa menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan, terutama menyangkut persoalan sampah.



Selain dibina untuk membuang sampah pada tempatnya, sambung Andreas, semua warga sekolah juga didampingi untuk dapat memilah sampah yang masih bisa diberdayakan secara ekonomis. Maka dari  itu, dengan memperhatikan kebersihan lingkungan, pungkasnya, seluruh pihak dapat terhindarkan dari segala bentuk penyakit. (Hironimus Deo/MDj/red)


Post a Comment

0 Comments