Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

YPLP PGRI PROVINSI NTT KUNKER DI SMA PGRI MNELALETE


 


TTS, CAKRAWALANTT.COM - Dalam rangka melihat secara dekat perkembangan lembaga pendidikan PGRI di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pengurus Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi NTT melakukan kunjungan kerja (kunker) di Sekolah Menengah Atas (SMA) PGRI Mnelalete, Rabu (1/12/2021).

 

Dalam arahannya, Wakil ketua YPLP PGRI Provinsi NTT, Okto Opoli menandaskan bahwa untuk menaklukkan suatu bangsa, semua pihak harus mampu menguasai ruang kelas sebab di dalam dunia pendidikan, kelas merupakan titik start yang harus diawali serta guru menjadi aktor yang harus menerjemahkan titik start tersebut melalui berbagai kegiatan. Maka dari itu, tegasnya, kualitas guru harus ditingkatkan.

 

Selain itu, jelas Okto, pada hari ulang tahun PGRI, pihaknya turut mengundang Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTT guna melakukan kesepakatan melalui MOU. Melalui kerja sama tersebut, imbuhnya, pihak PGRI bisa melakukan sosialisasi bersama pihak kepolisian. Hal itu, menurut Okto, bisa membantu proses penanganan kasus yang menimpa para guru.    

 

Sementara itu, Ketua YPLP PGRI TTS, Nahason Liem dalam sambutannya yang dibacakan oleh sekretaris YPLP PGRI TTS turut mengucapkan terima kasih kepada pihak YPLP Provinsi NTT yang telah hadir untuk melihat perkembangan pendidikan secara lebih dekat guna melakukan perubahan yang berarti ke depannya.

 

Pantauan media, acara tersebut dihadiri oleh kepala sekolah dan dewan guru dari berbagai sekolah PGRI yang berada di wilayah Kabupaten TTS, TNI dan Polri beserta para peserta didik SMA PGRI Mnelalete.

 

Untuk diketahui, terdapat 7 sekolah PGRI di wilayah Kabupaten TTS, yakni SMA PGRI Soe, SMA PGRI Mnelalete, SMA PGRI Oenay, SMK PGRI Kilobesa, SMP PGRI Haumenibaki, SMP PGRI Kilobesa, dan TK PGRI.

 

Berita dan Foto : Albert Baunsele

Editor : Mario Djegho (red)


Post a Comment

0 Comments