![]() |
| Kepala SMA Negeri 3 Kupang Timur, Rafael Kenuka. |
Kupang, CAKRAWALANTT.COM - Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Kupang
Timur, Kabupaten Kupang, Rafael Kenuka, mengungkapkan bahwa pembiasaan literasi
bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Salah satunya adalah menyusun dan menulis
pantun sebagaimana dilakukan oleh para peserta didik SMA Negeri 3 Kupang Timur
saat mengikuti proses pembelajaran.
“Kami membiasakan anak-anak untuk menyusun dan menulis
pantun sesuai kreativitas masing-masing,” ungkapnya ketika ditemui di ruang
kerjanya, Selasa (12/8/2025).
Menurut Rafael, pantun bisa menjadi salah satu produk
atau media yang digunakan untuk meningkatkan literasi peserta didik. Kebiasaan
menyusun dan menulis pantun tersebut, sambungnya, dapat mengasah kreativitas
dan daya imajinasi peserta didik. Hal-hal sederhana ini bisa terus berkembang
menjadi sesuatu yang lebih besar apabila dilakukan secara rutin dan konsisten.
“Kami selalu melakukannya secara rutin dan konsisten
sehingga kreativitas dan daya imajinasi anak-anak bisa terus diasah,” tukasnya.
Lebih lanjut, Rafael mengatakan, pihaknya akan terus
mengembangkan kebiasaan tersebut pada jenis tulisan yang berbeda. Nantinya,
tulisan-tulisan tersebut, sambung Rafael, akan dikumpulkan, disunting, dan
dipublikasikan dalam bentuk buku. Hal ini, menurutnya, merupakan bagian dari
pembiasaan literasi berbasis karya atau produk sehingga bisa menjadi contoh
atau model.
Rafael berharap, pembiasaan literasi berbasis karya
tersebut bisa memacu dan mengasah potensi peserta didik. Dengan begitu,
tegasnya, gema literasi tidak sekadar narasi, tetapi juga aksi yang
berkelanjutan.
“Dengan memulai dari hal-hal yang sederhana, literasi
tidak sekadar menjadi narasi, tetapi juga aksi yang berkelanjutan,” pungkasnya.
(MDj/red)






0 Comments