Latest News

Monday, 7 September 2020

HADAPI PROSES KBM DI MASA TATANAN NORMAL BARU, SMKN POLEN GELAR IHT

 


TTS, CAKRAWALANTT.COM – Dalam rangka mempersiapkan tenaga pendidik untuk menghadapi proses KBM pada tahun pelajaran baru 2020/2021, SMK Negeri Polen menggelar kegiatan In House Training (IHT) tentang Manajemen Kurikulum Pada Tatanan Normal Baru. Kegiatan tersebut berlangsung Kamis (3/9) hingga Jumat (4/9/2020) di sekolah setempat.

 

Pada kesempatan tersebut, Koordinator Pengawas (Korwas) SMA/SMK Kabupaten TTS, Drs. Ngelu Njudang membawakan materi tentang gambaran standar operasional prosedur dalam masa new normal untuk mencegah lahirnya klaster baru dampak dari covid-19. Ditegaskannya, protokol kesehatan merupakan hal yang wajib ditaati oleh semua pihak dalam melaksanakan proses pembelajaran selama masa pandemi.

 

“Jadi pelaksanaannya sudah tepat sesuai dengan protokol kesehatan, dan wajib untuk dilakukan sebagaimana yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” tegasnya.


Kepala SMK Negeri Polen, Drs. Yohanes Tafaib, M.Hum., ketika dimintai keterangannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan semata-mata untuk peningkatan manajemen mutu dalam hal ini menggunakan sistem IT dalam melaksanakan program pembelajaran di masa pandemi covid-19.

 

“Berdasar pada peningkatan manajemen mutu tersebut kami merancang kegiatan IHT ini agar para guru selain mengajar juga memiliki kemampuan manajemen administrasi yang baik,” jelasnya.

 

Ketua Panitia Kegiatan, Jusniati V. Tasoin, S.Pd., menjelaskan, hal yang melatarbelakangi kegiatan IHT manajemen kurikulum selama masa tatanan normal baru dalam masa covid-19 tersebut yakni adanya program yang diluncurkan oleh Kemendikbud yaitu merdeka belajar. Guru, jelasnya, harus bisa merancang metode pembelajaran sedemikian rupa dan bervariasi sehingga siswa bisa belajar dengan baik dalam hal ini ada dua metode yang digunakan yaitu metode daring dan luring.

 

Metode daring adalah bagaimana guru merancang dengan baik agar materi yang disajikan bisa tersampaikan kepada siswa dan diposting melalui google classroom dan google form. Sedangkan metode luring adalah guru membuat bahan ajar dan diberikan kepada siswa.

 

Manajemen digital harus dikuasai guru sehingga bisa melaksanakan pembelajaran dengan baik, dapat memahami manajemen kurikulum selama masa tatanan normal baru, guru bisa membuat e-RPP dan e-Portopolio, guru dapat memanfaatkan teknologi digital untuk pembelajaran daring.

 

“Dalam kegiatan ini guru dilatih dan dibimbing untuk bisa menguasai teknologi digital pada mata pelajaran yang diampu,” ungkapnya. (Lenzho/red)

comments

No comments:

Post a comment