Latest News

Tuesday, 10 March 2020

SMAN KAPAN GELAR UJIAN SEKOLAH BERBASIS KOMPUTER

TTS, CAKRAWALANTT.COM – SMA Negeri Kapan, menggelar Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK), Senin (9/3/2020) hingga Selasa (16/3/2020). Pelaksanaan USBK tersebut diikuti 188 peserta. Selain menggunakan komputer, peserta juga menggunakan HP Android. Hal ini disampaikan Kepala SMAN  Kapan, Edrid O. S. Tefu, S.Pd., ketika ditemui di sela-sela pelaksanaan hari pertama USBK di sekolah tersebut.

“Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) ini merupakan tahun yang kedua, dan ini bukan hal baru bagi kami di SMA Negeri Kapan. Walaupun di sekolah kami masih terdapat  kekurangan alat penunjang seperti komputer tetapi atas bantuan para orang tua murid melalui para siswa yang ada mereka dapat melaksanakan USBK ini. Selain komputer yang disediakan oleh sekolah, juga mereka menggunakan HP Androidnya masing-masing. Komputer yang ada di sekolah ini hanya berjumlah 63 unit, oleh karena itu ujian sekolah ini dibagi dalam 2 sesi per hari,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa jumlah peserta didik kelas XII yang mengikuti US pada tahun ini berjumlah 188 orang, terdiri dari program IPA, IPS dan Bahasa. Setiap hari, lanjutnya, terdapat dua mata pelajaran yang diujikan kepada para peserta didik,  misalnya pada hari pertama yang diujikan kepada peserta didik yaitu mata pelajaran Agama dan Pkn.

“Antusiasme peserta didik dalam mengikuti  US pada tahun ini cukup tinggi, hal itu terbukti karena peserta didik juga dapat membantu pihak sekolah dalam hal ini untuk mengatasi kekurangan sarana komputer yang tersedia. Dari 188 peserta didik ada 60 orang yang menggunakan HP Android mereka untuk  pelaksanaan USBK, sementara  ada 63 orang yang menggunakan komputer sekolah yang ada,” ungkapnya.

Dirinya berharap agar pelaksanaan USBK dapat terlaksana dengan baik hingga selesai mengingat di hari pertama pelaksanaan USBK, terdapat 7 peserta yang mengalami kendala dikarenakan HP yang memorinya kecil jadi tidak bisa digunakan secara baik. Namun hal tersebut dapat diatasi sehingga mereka dapat melanjutkan ujian. Untuk Ujian Nasional nantinya, ia berharap agar pelaksanaannya lebih baik lagi.

Terkait adanya kekurangan fasilitas seperti komputer, ia berharap agar sekolahnya juga memperoleh bantuan dari pemerintah terkait yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT. Hal ini penting agar ke depan semua peserta didik bisa menggunakan komputer yang disediakan oleh sekolah.

Ditambahkannya, dari 188 peserta didik yang ada, dalam seleksi SNMPTN jalur Bidikmisi yang diselenggarakan oleh Universitas Nusa Cendana Kupang, ada 7 orang yang dinyatakan lolos seleksi. Ia meminta kepada mereka yang lolos seleksi agar mempertahankan prestasi yang ada, sehingga prestasi yang telah diraih di SMA Negeri Kapan dapat dipertahankan di bangku kuliah nantinya. Semnetara bagi peserta didik lain yang akan mau melanjutkan studinya atau mau langsung terjun ke dunia kerja, ia mengimbau agar dapat menjaga nama baik almamater SMA Negeri Kapan, nama baik keluarga dan juga nama baik pribadi.

Yopy Ratulolo, salah seorang peserta didik, kepada media ini menyampaikan bahwa ia sangat bangga dengan sekolahnya, walaupun dibaluti dengan berbagai keterbatasan tetapi dapat menyenggarakan USBK. Menurutnya, USBK memiliki nilai lebih.

Lebih lanjut, ia menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah, para tenaga pendidik serta kepada orang tua yang selalu mendukung, membina, dan mendidik mereka selama tiga tahun. Selama tiga tahun, ungkapnya, terdapat begitu banyak hal baru yang diperoleh dari para tenaga pendidik yang ada.

“Puji Tuhan dan terima kasih yang tak terhingga kepada para guru yang ada karena atas berkat dan jasa para guru saya adalah salah satu dari tujuh orang yang lolos seleksi SNMPTN jalur Bidikmisi. Saya akan terus belajar untuk mempertahankan prestasi yang telah ada untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi,” tuturnya. (Lenzho/red)

comments

No comments:

Post a comment