Latest News

Thursday, 28 November 2019

BUPATI TTS LANTIK 178 KEPALA SD DAN SMP PADA HARI GURU DAN HUT PGRI



TTS, CAKRAWALANTT.COM – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) berlangsung istimewa. Dalam upacara yang digelar di Taman Rekreasi Bu’at, Senin (25/11), Bupati TTS, Egusem Phieter Tahun, melantik 178 Kepala SD dan Kepala SMP.

Bupati Epy, sapaan akrab Egusem Phieter Tahun, menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan penyegaran bagi para kepala sekolah. Para kepala sekolah yang dilantik, tuturnya, telah melewati proses penjaringan yang maksimal.

“Pelantikan ini tentu merupakan momentum yang sangat penting dalam kehidupan saudara yang akan mengemban amanah sebagai kepala UPTD dalam mengawali pelaksanaan tugas baru dan tugas tambahan sebagai pimpinan pada tingkat SD dan SMP,” katanya.

Sesuai Undang–Undang Nomor 20 tahun2013 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan ditegaskan kembali dalam peraturan Menteri pendidikan Nasional nomor 13 Tahun 2017 tentang Standar Kepala Sekolah, Madrasah, seseorang kepala sekolah harus memenuhi lima standar kompetensi, yaitu kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan kompetensi sosial.

Epy berharap para kepala sekolah yang dilantik dapat mengimplementasikan kelima kompetensi tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Kepala UPTD dan kepala sekolah bukanlah sebuah tujuan utama yang harus dicapai oleh seorang guru. Jabatan kepala sekolah merupakan tugas tambahan yang dipecayakan kepada  guru yang dianggap cakap. Oleh karena itu, laksanakan amanah ini dengan ikhlas dan tanggung jawab sehingga diperoleh hasil pendidikan yang bermutu,” ujarnya.

Ia juga meminta para kepala sekolah yang baru dilantik untuk mengoptimalkan lagi kualitas dan pelayanan, serta menjadi contoh yang baik dalam penegakan disiplin dan pengelolaan anggaran di sekolah.

“Khusus pengelolaan dana BOS agar dana tahap III yang belum cair segera diproses. Apabila dana tahap II sudah dicairkan tetapi laporan SPJ belum masuk tolong komunikasi dengan kepala sekolah yang lama agar bisa diselesaikan dengan baik,” pesan Epy.

Menurutnya, salah satu indikator keberhasilan para kepala sekolah adalah kemampuan mengelola dana BOS. “Apabila tidak mampu mengelola dana BOS dengan baik maka tugas tambahan saudara sebagai kepala UPT dan kepala sekolah akan dipertimbangkan kembali walaupun masa tugas belum sampai 4 tahun,” katanya.

“Bekerja dengan giat dan tunjukkan kinerja yang baik sehingga pada akhirnya pendidikan di kabupaten TTS mencapai hasil yang optimal dalam memperoleh prestasi yang membanggakan bagi kiita semua,” lanjut Epy Tahun.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada 19 kepala TKK yang sudah mengantongi undangan pelantikan tetapi tidak dapat dilakukan pelantikan karena ada kesalahan teknis. Sebagai contoh ada kepala sekolah yang sudah di ambang masa pensiun.

“Oleh karena itu, demi kemanusiaan di-pending karena ada beberapa kepala sekolah yang sisa satu atau dua tahun memasuki masa pensiun dan akan didiskusikan kembali. Jadi tidak serta merta karena mau dapat jabatan harus meninggalkan keluarga. Itulah alasan teknis yang dapat saya sampaikan,” jelas Epy Tahun. (Lenzho/Mis)

comments

No comments:

Post a Comment