Latest News

Tuesday, 6 March 2018

Tarsisius Djogo: Terobosan MPC NTT Perlu Disikapi Secara Positif


Pemred MPC NTT, Eddy Lamawato pose bersama kepsek dan para siswa peserta pelatihan SMP Negeri 1 Keo Tengah

Nagekeo, Cakrawala NTT - Salah satu divisi Media Pendidikan Cakrawala NTT (MPC NTT) yang kurang lebih 3 tahun terakhir cukup gencar melanggengkan kebiasaan baca-tulis di lembaga-lembaga pendidikan yaitu divisi formasi. Pergerakan dan sasaran kerja dari divisi ini cukup antusias direspon beragam sekolah di semua kabupaten di NTT. Salah satu program yang cukup familiar digencarkan adalah pelatihan jurnalistik bagi para siswa dan bimbingan teknis penulisan karya ilmiah untuk para guru. Terkait dengan misi literasi ini maka Dinas PPO Kabuten Nagekeo mengambil inisiatif khusus yaitu dengan membangun kerja sama dengan MPC NTT untuk mewujudkan dua kegiatan tersebut. Kurang lebih sudah puluhan sekolah yang menjadi sasarannya. Dan sekitar awal sampai pertengahan bulan Februari tepatnya tanggal 05 sampai 20 Februari Tim MPC NTT diberikan ruang dan waktu lagi untuk mengunjungi lima sekolah menengah pertama dan 1 sekolah menengah atas. Sekolah-sekolah yang dimaksud,  antara lain: SMPN 1 Aesesa, SMPN 1 dan SATAP Wolowae, SMPS Hanura, SMPN 1 Keo Tengah, SMPN 1 Aesesa Selatan dan SMAN 1 Aesesa.

Terkait dengan kegiatan edukatif ini Kadis PPO Nagekeo, Tarsisius Djogo ketika ditemui mengatakan sangat senang dengan kerja sama ini. Kerja sama yang terealisasi melalui dua kegiatan ini mempunyai dampak yang besar bagi para guru, siswa dan sekolah-sekolah yang menanggapi positif sekaligus memberikan ruang untuk berkolaborasi dalam kegiatan pelatihan bersama Tim Pelatihan MPC NTT. Terkait dengan dampak dari kegiatan ini menurut Djogo memang belum terasa untuk sekarang tapi esok lusa proses ini menghasilkan sesuatu yang  luar biasa. Semuanya tergantung tanggung jawab dan komitmen semua elemen sekolah untuk mempertahankan kebiasaan baik ini. Beliau juga sangat mengharapkan semua sekolah di kabupaten Nagekeo perlu menyikapi dan menyambut baik kegiatan yang produktif dan inspiratif ini.

Di tempat yang berbeda hal yang senada juga diungkapkan oleh Kepala SMP Negeri 1 Aesesa, Viktor Tegu, S.Pd.PKn ketika memberikan sepatah dua kata pada awal kegiatan pelatihan di SMP Negeri 1 Aesesa. Menurut Tegu, berbicara tentang literasi selain fondasi dasarnya di keluarga, sekolah juga menjadi wadah yang potensial untuk membedayakan dan mengembangkan budaya ini. Harapan beliau melalui pelatihan jurnalistik dan bimtek menulis untuk guru yang digalakkan MPC NTT semoga bisa memacu energi positif semua peserta. Kebiasaan ini memang bukan hal baru tapi para siswa dan guru harus butuh penyegaran. Semoga kegiatan yang menginspirasi ini membawa bekas yang baik dan produktif untuk mengembangkan potensi siswa dan kebiasaan menulis para guru di sekolah-sekolah.

Kegiatan pelatihan jurnalistik dan bimtek yang berlangsung kurang lebih dua minggu ini berjalan baik yang dimentori Pemimpin Redaksi MPC NTT, Eddy Lamawato, SS, M.Si. Seturut pantauan, pelatihan ini lebih fokus pada bimbingan langsung bagi guru dan siswa dalam menulis dan pengadaan materi tulisan untuk mengisi mading-mading sekolah. Inisiatif baik dan kerja produktif ini disambut antusias oleh para guru dan siswa peserta pelatihan (Primus)

Pemred MPC NTT, Eddy Lamawato pose bersama wakasek, guru pendamping dan para siswa peserta pelatihan SMA Negeri 1 Aesesa

Pemred MPC NTT, Eddy Lamawato pose bersama kepsek, guru pendamping dan pengurus madding SMP Negeri 1 Aesesa

Pemred MPC NTT, Eddy Lamawato pose kepsek, bersama para guru dan siswa-siswi peserta pelatihan SMP Negeri 1 dan SATAP, Wolowae

Pemred MPC NTT, Eddy Lamawato pose bersama para siswa dan guru pendamping SMPS Hanura Danga setelah pelatihan
Pemred MPC NTT, Eddy Lamawato pose bersama kepsek, guru pendamping dan para siswa peserta pelatihan SMP Negeri 1 Aesesa Selatan


comments

No comments:

Post a Comment