Latest News

Tuesday, 6 March 2018

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Meresmikan Laboratorium Seni dan Budaya SMAN 1 Tasifeto Barat

Himal Farid, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, sedang menandatangi prasasti Laboratorium Seni dan Budaya SMAN 1 Tasifeto Barat
Belu, Cakrawala NTT - Himal Farid, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, meresmikan Laboratorium Seni dan Budaya SMAN 1 Tasifeto Barat (26/02/2018). Laboratorium Seni dan Budaya SMAN 1 Tasifeto Barat adalah satu-satunya laboratorium seni dan budaya yang ada di Kabupaten Belu. Himal Farid menegaskan bahwa SMAN 1 Tasbar mendapat bantuan laboratorium seni dan budaya  setelah melewati tahapan seleksi yang ketat. SMAN 1 Tasbar telah memenuhi beberapa kriteria diantaranya letaknya yang sangat strategis, ketersediaan tenaga seni yang handal, memiliki kompetensi pada bidang seni dan budaya, jumlah murid yang memadai, dan komitmen sekolah untuk memanfaatkan laboratorium yanng tersedia. Laboratorium seni dan budaya ini memiliki tiga fungsi yaitu, sebagai bioskop mini, sebagai studio rekaman dan sebagai panggung pertunjukkan. Ketiga fungsi ini bisa diakses baik oleh para murid maupun oleh masyarakat yang memiliki minat pada bidang seni dan budaya.

Ada banyak sekolah yang berkeinginan memiliki laboratorium seni dan budaya. Dari Kabupaten Belu, ada tiga sekolah yang sudah mengajukan proposal tetapi pilihannya jatuh pada SMAN 1 Tasbar.

Ini tentunya setelah melewati proses seleksi yang panjang dan untuk yang belum beruntung diharapkan tetap bersabar karena kesempatan pasti ada. Kementrian selalu merespons proposal yang masuk. Jika proposal memenuhi syarat maka pasti akan dapat bantuan laboratorium seni dan budaya. Di Indonesia baru ada 40 sekolah yang sudah memiliki laboratorium seni dan budaya. Kementerian masih membuka kesempatan untuk sekolah-sekolah yang belum  memiliki laboratorium seni dan budaya. Kriteria utamanya bukan dari potensi akademis tetapi dari  potensi seni dan budaya. Ada banyak sekolah yang memeliki potensi akademis yang luar biasa tetapi tidak termasuk dalam kategori karena parameter utamanya adalah potensi seni dan budaya. SMAN 1 Tasbar telah tercatat sebagai sekolah yang memiliki  potensi seni dan budaya. Laboratorium seni dan budaya kiranya membantu meningkatkan kreativitas siswa dalam “mencipta” sehingga suatu saat banyak mata yang  melihat sekolah ini sebagai salah satu sekolah yang produktif dalam bidang seni dan budaya. Jika selama ini banyak siswa yang mendokumentasikan karya-karya inovatifnya melalu handphone maka sudah saatnya untuk mendokumentasikannya dengan menggunakan laboratorium seni dan budaya.  Laboratorium ini harus digunakan secara maksimal. Lebih baik rusak karena sering dipakai daripada rusak karena jarang dipakai, “ungkap Himal Farid. 

Untuk diketahui di NTT baru ada tiga sekolah yang memiliki laboratorum seni dan budaya, yaitu SMAN 3 Kupang, SMA St Yosef Bajawa dan SMAN 1 Tasifeto Barat.  Dan untuk SMAN 1 Tasbar, kepemilikan laboratorium ini harus menjadi kebanggaan sekolah karena nanti banyak mata yang tertuju ke sekolah ini. Bupati Belu, Wibrodus Lay, dalam sambutannya mengatakan bahwa SMAN 1 Tasbar berada di posisi yang sangat strategis karena berdekatan dengan kabupaten tetangga. Laboratorium seni dan budaya ini dapat menjadi daya tarik untuk mengundang kabupaten tetangga untuk datang merasakan manfaat laboratorium ini. Kehadiran laboratorium ini sesungguhnya sangat cocok dengan karakter orang Belu yang suka ‘seni”.  Selanjutnya Kepala Sekolah SMAN 1 Tasifeto Barat, Yeremias Nana, SP.d menegaskan bahwa kehadiran laboratorium ini sangat membantu peserta didik untuk menggali potensi-potensi dalam bidang seni dan budaya yang mungkin selama ini terpendam. Sekolah akan membentuk tim khusus untuk memaksimalkan penggunaan fasilitas yang ccanggih ini. Kami akan mengirim guru-guru tertentu untuk mengikuti  pelatihan dengan harapan setelah itu mereka akan mengelola laboratorium ini dengan baik. Para siswa akan didorong untuk lebih kreatif, lebih berani berkreasi sehingga suatu saat banyak karya-kaarya seni dari sekolah ini yang dipublikasikan dan akan ada banyak mata yang tertuju ke SMAN 1 Tasbar. (Egi Tantono)

comments

No comments:

Post a Comment