Latest News

Tuesday, 9 August 2016

Kado Untuk Anak Indonesia



Menjaga Api Semangat Anak-anak SDN Rinin 


Oelamasi, Cakrawala NTT


Kado Untuk Anak Indonesia merupakan salah satu event rutin Divisi Social Contribution Mata Garuda, organisasi alumni penerima beasiswa LPDP. Event ini bertujuan untuk menyebarkan inspirasi pada anak-anak di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) dalam mengejar cita-cita dan memberikan apresiasi atas semangat mereka dalam bersekolah di tengah keterbatasan akses terhadap fasilitas. Kado Untuk Anak Indonesia di NTT tahun ini diselenggarakan di tiga lokasi, yaitu SDN Pathau, Desa Pathau, Kec. Amabi Oefeto Timur; SD Rijhalul Qhad, Pulau Kera; dan SDN Rinin, Desa Rinin, Kec. Amarasi Barat, dengan Komunitas Aksi Untuk NTT sebagai penyelenggara di lapangan.

Kado Untuk Anak Indonesia di SDN Rinin diselenggarakan pada tanggal 5-7 Agustus 2016. Sengaja dipilih bulan Agustus dengan tujuan menyongsong hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Guru-guru SM3T Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang mengabdi di Kabupaten Kupang turut serta dalam kegiatan yang didukung PK16 LPDP ini.

Event ini dikemas dalam 5 rangkaian acara yang berbeda, yakni: Study Tour dengan tema “Rinin Menyapa Kupang”, Kado Untuk Anak Indonesia, Kelas Inspirasi, Pemutaran Film Pendek Inspiratif, dan Aksi Untuk Alam.

Hari pertama, tanggal 5 Agustus, anak-anak diajak menjalani study tour ke Kota Kupang. Ketika ditanya, mereka semua kompak menjawab ini adalah kali pertama mereka mengunjungi kota Kupang. Study tour ini bertujuan untuk membuka cakrawala anak-anak terhadap hal-hal yang ada di luar desa mereka.

Ada 3 tempat yang dikunjungi, dalam study tour ini. Yang pertama adalah Perpustakaan Provinsi NTT. Anak-anak disambut dengan beragam buku bacaan anak. Mereka diberi kesempatan untuk membaca. Mereka terlihat senang dapat menikmati beragam buku dengan ilustrasi yang menarik. SDN Rinin belum memiliki perpustakaan sehingga akses anak-anak terhadap buku hampir tidak ada. Anak-anak juga berkesempatan mengoperasikan komputer.

Tempat kunjungan kedua adalah Museum Daerah Provinsi NTT. Anak-anak diajak untuk melihat sejarah, budaya, dan seni dari daerah. Pemandu museum memberi gambaran langsung dari materi pelajaran muatan lokal yang mereka pelajari di sekolah. Mereka antusias melihat artefak-artefak yang dipajang termasuk fosil ikan paus. Anak-anak diminta untuk mengamati benda apa saja yang masih bisa mereka temui di desa mereka.

Tempat kunjungan terakhir adalah Markas TNI AU. Anak-anak diajak melihat replika pesawat, pesawat Hercules, dan pemadam kebakaran. Anak-anak berteriak dengan girang saat diperbolehkan menyentuh pesawat Hercules. “Beta baru kali ini liat pesawat dari dekat, biasa hanya liat pas dong lewat di langit sa”, ujar salah satu anak dengan senyum sumringah di wajahnya. Anak-anak diberi penjelasan tentang fungsi pesawat, helikopter, dan pemadam kebakaran serta diberi wejangan tentang nasionalisme. Mereka juga diajak berlatih baris berbaris oleh Anggota TNI AU.

Tanggal 6 Agustus 2016, event Kado Untuk Anak Indonesia diselenggarakan di SDN Rinin. Anak-anak diajak bermain beragam games edukatif. Ada lomba mewarnai gambar profesi (anak-anak diminta mewarnai gambar profesi yang mereka impikan, contohnya tentara), lomba menyusun puzzle gambar pahlawan (anak-anak menyusun puzzle gambar pahlawan kemudian diceritakan kisahnya oleh guru-guru SM3T), game Mari Mengenal Indonesia Ku (Anak-anak diminta untuk mengidentifikasi nama pulau dari peta buta Indonesia, dan menempelkan kartu baju adat dan rumah adat sesuai pada tempat asalnya dalam peta), aktifitas mendongeng untuk anak-anak dibawah 7 tahun, aktifitas permainan fisik seperti gala asin, kejar ekor, dan tikus dan kucing, dan membuat pohon harapan (anak-anak menulis cita-cita di secarik kertas dan menggantungnya di pohon). Acara berlangsung sangat meriah. Antusias orang tua siswa dan warga turut meramaikan kegiatan.

Setelah game edukatif, acara dilanjutkan dengan pemberian kado. Kado Untuk Anak Indonesia memberikan perpustakaan dengan 1 rak buku. Koleksi buku berjumlah 1503 buah, terdiri dari buku pelajaran, buku pengetahuan umum, ensiklopedia anak, buku cerita bergamabar, dan buku cerita anak. Masing-masing guru memperoleh buku paket sesuai dengan bidang ajar mereka untuk menunjang pengajaran. Sedangkan masing-masing anak memperoleh 1 paket alat tulis (dus pensil, pensil, penggaris set, penghapus, peruncing), 1 pak buku tulis, 1 paket LKS (5 mata pelajaran inti).

Setelah jeda istirahat siang, kegiatan kembali dilanjutkan dengan kelas inspirasi. Sahabat Aksi (sebutan untuk relawan di komunitas Aksi Untuk NTT) diajak untuk tampil dengan pakaian profesi mereka. Ada guru, polisi, polwan, tentara, dokter, perawat, bidan, dan engineer. Mereka bercerita seperti apa profesi mereka kepada anak-anak.

Malam harinya, event Pemutaran Film Pendek Inspiratif diadakan di halaman sekolah. Even ini dihadiri oleh semua warga. Tema film yang ditampilkan adalah “Pentingnya Pendidikan”. Film merupakan media komunikasi yang efektif, dapat menyampaikan pesan dengan cara yang menyenangkan dan tidak membosankan. Riuh tawa begitu ramai ketika ada adegan yang lucu. Ada sekitar 8 film pendek yang diputar. Di akhir sesi setiap film, Sahabat Aksi mengajak warga untuk berdiskusi tentang makna film yang baru saja ditampilkan.

Keesokan harinya, Sahabat Aksi bersiap-siap untuk pulang ke Kupang sembari melakukan bersih-bersih desa bersama warga. Anak-anak diajak untuk gotong royong membersihkan lingkungan sekolah. Mereka juga dititipi pesan agar tidak membuang sampah sembarangan.

Kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat respon positif dari warga. Nofriana Djami Raga selaku koordinator Aksi Untuk NTT bahwa aksi sederhana yang mereka lakukan bertujuan untuk menjaga api semangat anak-anak dalam belajar meraih cita-cita. “Yang kami lakukan memang tidak besar, yang kami beri juga tidak banyak, namun besar harapan kami anak-anak di SDN Rinin tetap menjaga semangat sekolah mereka, besar harapan kami agar anak-anak SDN Rinin rajin membaca.”

Akhir kegiatan dipenuhi rasa haru karena hari itu adalah hari terakhir guru-guru SM3T UNJ penempatan Kabupaten Kupang berada di Kupang. Prima Ambe, Guru SM3T, yang dipercayakan sebagai ketua panitia event Kado Untuk Anak Indonesia SDN Rinin berterimakasih karena diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan di akhir masa pengabdian.

Virjinia M. Jabi, salah satu siswi SDN Rinin memberi kesan,“Kami bangga dan bersyukur dengan apa yang telah diberikan kepada kami. Semoga dengan semuanya ini kami bisa semangat dan terus belajar sehingga kelak kami bisa merai cita-cita kami yang telah kami gantung di pohon pengharapan yang sudah kami buat bersama kakak-kakak dari Aksi Untuk NTT dan SM3T UNJ.”

Seperti yang dikutip dari Majalah Bakti News “Bakti percaya, apa yang kita kerjakan di sini, di Kawasan Timur Indonesia, besar maupun kecil, pasti berkontribusi terhadap kemajuan pembangunan di Indonesia.” Mata Garuda dan Aksi Untuk NTT mengucapkan terimakasih kepada para #pejuangkecerdasan yang turut berpartisipasi. “Saya #pejuangkecerdasan, Kamu? (AA & YL)
 
comments

No comments:

Post a Comment