![]() |
| Rangkaian acara HUT ke-15 SMAN 2 Komodo. |
Manggarai Barat, CAKRAWALANTT.COM - Lima belas tahun perjalanan Sekolah Menengah Atas
Negeri (SMAN) 2 Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, menjadi momentum yang
meneguhkan kembali jati diri sekolah sebagai rumah peradaban dan rahim kehidupan.
Semangat ini terasa dalam perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-15 SMAN 2 Komodo
yang mengusung tema “Berlayar Bersama, Menjelajah Prestasi, Melestarikan Budaya”.
Melalui beragam perlombaan dan kegiatan yang
berlangsung sejak 23 Oktober hingga 28 Oktober 2026, perayaan ini menjadi ruang
pembelajaran, pembentukan karakter, dan penguatan persaudaraan antarwarga
sekolah. Kepala SMAN 2 Komodo, Kornelis Joni, dalam sambutannya, menegaskan
bahwa guru, tenaga kependidikan, dan murid merupakan satu keluarga besar yang
bertanggung jawab bersama dalam menjaga eksistensi dan memajukan sekolah.
Ia mengingatkan bahwa semangat kekeluargaan tidak
boleh dimaknai sebagai sikap menutup diri terhadap kritik. Justru, keterbukaan
menerima masukan dan keberanian saling mengingatkan merupakan bagian penting
dalam membangun lingkungan pendidikan yang sehat dan terus bertumbuh. Menurut
Kornelis, keluarga yang baik bukanlah keluarga yang selalu sepakat dalam segala
hal, melainkan keluarga yang mampu menyampaikan kritik dengan niat baik,
menerima perbedaan, dan bersama-sama mencari jalan menuju perubahan yang lebih
baik.
“Kita ini keluarga. Karena itu, mari kita saling
memberikan masukan dan terbuka terhadap kritik demi kemajuan bersama. Keluarga
yang baik adalah keluarga yang saling mengingatkan,” tegas Kornelis.
Mengejar Prestasi, Menjaga Persaudaraan
Dalam pesannya kepada peserta didik, Kornelis juga
menekankan bahwa juara dan hadiahnya boleh menjadi bagian dari motivasi. Namun,
yang lebih penting, sambungnya, adalah bagaimana setiap peserta didik
menjadikan kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk mengukur kompetensi,
mengenali potensi, dan mengembangkan kemampuan diri.
Ia berharap agar para peserta didik tidak hanya
berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga menghargai proses, menjunjung
sportivitas, dan tetap menjaga hubungan persaudaraan di tengah persaingan.
Pesan ini sejalan dengan semangat “rumah peradaban dan rahim kehidupan” di mana
sekolah bukan sekadar tempat mengejar angka dan pengharagaan, melainkan tempat
karakter dibentuk, keberanian diasah, nilai kemanusiaan dirawat, dan masa depan
dipersiapkan.
Dari Persiapan hingga Panggung Prestasi
Ketua Panitia HUT ke-15 SMAN 2 Komodo, Ady Indra
Sholihin, dalam laporannya, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan dirancang
untuk menggali dan mengasah potensi murid, baik dalam bidang akademik maupun
nonakademik. Berbagai perlombaan, seperti peraturan baru-berbaris (PBb), cerdas
cermat, paduan suara, dan seni tari, menjadi wadah bagi murid untuk menunjukkan
kemampuan sekaligus belajar membangun kerja sama.
Ady juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi
antara panitia dan seluruh warga sekolah agar setiap agenda dapat berjalan
dengan baik. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak hanya ditentukan oleh
kemeriahan acara, tetapi juga keterlibatan, tanggung jawab, dan semangat
kebersamaan.
Dalam laporannya, Ady menyampaikan bahwa kegiatan
berlangsung mulai 23 Oktober hingga puncak perayaan pada 28 Oktober 2026.
Rangkaian tersebut, harap Ady, dapat memberi pengalaman bermakna bagi seluruh
peserta didik.
OSIS: Belajar Memimpin dan Bertumbuh
Bersama
Ketua OSIS SMAN 2 Komodo, Marita Desi Sarni, mengatakan,
persiapan HUT sekolah menghadirkan kesibukan tersendiri bagi dirinya dan
teman-teman panitia. Proses tersebut, menurutnya, menuntut keterlibatan,
koordinasi, pembagian tugas, serta kemampuan bekerja sama untuk menyukseskan
seluruh rangkaian kegiatan.
Bagi Marita, keterlibatan mereka dalam perayaan HUT
sekolah menjadi pengalaman positif bagi perkembangan diri. Kegiatan tersebut
bukan hanya memberikan kesempatan untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi ruang
belajar tentang kepemimpinan, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kebersamaan.
“Keterlibatan ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri,
berani mengambil peran, serta belajar bahwa keberhasilan bisa lahir dari kerja
sama,” tukasnya.
Menyalakan Harapan dari Rumah Peradaban
Lima belas tahun bukan sekadar hitungan usia bagi SMAN
2 Komodo. Perjalanan ini menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan pekerjaan
bersama yang membutuhkan komitmen, keterbukaan, dan kepedulian. Sebagai rumah
peradaban dan rahim kehidupan, SMAN 2 Komodo diharapkan terus menjadi tempat
yang mampu memberikan ruang bagi tumbuhnya prestasi sekaligus karakter.
SMAN 2 Komodo harus mampu bertransformasi menuju
sekolah yang unggul. Keberhasilan HUT bukan hanya tentang siapa yang berdiri di
podium sebagai juara,tetapi juga berapa banyak murid yang membawa pulang
keberanian baru, pengalaman berharga, persahabatan yang semakin kuat, serta
tekad menjadi pribadi yang lebih baik. (Humas
SMAN 2 Komodo)








0 Comments