Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UNWIRA KUPANG

Tim PkM Institut Pendidikan Soe Beri Edukasi Literasi Pangan Berbasis Kearifan Lokal di SD Inpres Taetimu

Pose bersama.


TTS, CAKRAWALANTT.COM - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Institut Pendidikan Soe memberikan edukasi literasi pangan berbasis kearifan lokal bagi murid Sekolah Dasar (SD) Inpres Taetimu, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Rabu (13/5/2026). Program ini diintegrasikan dengan tema besar KKN Institut Pendidikan Soe, yakni “Literasi Pangan Berbasis Kearifan Lokal”.

 

Kepala SD Inpres Taetimu, Mereari Y. Ano, mengapresiasi kegiatan tersebut yang bertujuan untuk menanamkan pemahaman terkait pentingnya pemanfaatan pangan lokal yang sehat, bergizi, dan berkelanjutan.

 

“Kegiatan bersama Institut Pendidikan Soe ini sangat bermanfaat bagi murid dan juga orang tua guna meningkatkan pemahaman terkait pangan lokal yang bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari,” tukasnya.

 

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusias saat mengikuti sesi edukasi dan pengolahan pangan lokal. Mereka didampingi agar bisa membuat puding labu kuning dan jagung susu keju. Praktik sederhana ini dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas mereka dalam memanfaatkan bahan pangan lokal bernilai ekonomis. Selain itu, orang tua atau wali murid juga dapat menjaga ketahanan pangan keluarga melalui makanan tradisional bergizi.



Ketua Tim PkM Institut Pendidikan Soe, Alse Ona Sabat, M.Pd., menerangkan bahwa pelibatan dua generasi, yakni anak dan orang tua, tersebut dilakukan agar pesan inti dari program tersebut bisa tersampaikan dengan maksimal.

 

“Kami berharap agar kesadaran terkait kekayaan pangan lokal dapat tumbuh sejak dini di lingkungan sekolah maupun rumah,” ungkapnya.

 

Untuk diketahui, kegiatan ini menyasar murid kelas empat dan lima, orang tua, dan guru. Adapun Tim PkM dari Institut Pendidikan Soe terdiri atas Sonya V. Ch Benu, M.Pd., Heidy Wulandari, S.Pd., M.Hum., Dolly I. Neno, S.Pd., M.Si., Charles Ch Toto, ST., serta dua belas mahasiswa yang sedang menjalani masa KKN periode VI di Desa Hane. (Albert Baunsele/MDj/red)


Post a Comment

0 Comments