Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UNWIRA KUPANG

Mendikdasmen Sampaikan Terima Kasih kepada Guru, Jadi Fondasi Utama Kemajuan Pendidikan Nasional

Pose bersama.


Banyuwangi, CAKRAWALANTT.COM - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 menjadi momentum refleksi bersama bagi seluruh insan pendidikan untuk meneguhkan kembali makna pendidikan yang memanusiakan. Momentum ini memberikan semangat kebersamaan dan penghargaan terhadap peran guru sebagai fondasi kemajuan pendidikan nasional.

 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti secara khusus menyampaikan terima kasih kepada para guru di seluruh Indonesia atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendidik generasi bangsa.

 

“Pemerintah menyampaikan terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru serta para pendidik yang telah berdedikasi dan mendarmabaktikan ilmunya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” tuturnya.

 

Dalam amanatnya, Mendikdasmen menegaskan bahwa Hardiknas adalah momentum untuk melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional.

 

“Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia. Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah, kodrat alamiah manusia, atau potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Inti proses pendidikan adalah memuliakan,” ucapnya di Banyuwangi, Sabtu (2/5/2026).

 

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara yang menekankan sistem among dalam pendidikan, yakni asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan). Prinsip ini menjadi landasan penting dalam membangun praktik pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kemanusiaan.

 

Makna Hardiknas juga dirasakan langsung oleh para pelaku pendidikan di lapangan. Guru SMP Negeri 1 Banyuwangi, Agus Harianto, memaknai momentum ini sebagai pengingat untuk terus mengedepankan kualitas pendidikan, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

 

Ia menyampaikan bahwa sekolahnya mendorong pembelajaran berbasis coding agar peserta didik tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan dan memanfaatkannya secara produktif. 


Peringatan Hardiknas 2026 menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari hasil, tetapi dari proses yang membangun manusia secara utuh. Dengan kolaborasi dan penghargaan terhadap peran setiap insan pendidikan, semangat memanusiakan manusia diharapkan terus tumbuh dan mengakar di seluruh penjuru Indonesia. (Kemendikdasmen)

Post a Comment

0 Comments