TTS, CAKRAWALANTT.COM - Sebanyak 120 guru jenjang SMA/SMK se-Kabupaten Timor
Tengah Selatan (TTS) berpartisipasi dalam Innovative
School Programme (ISP) pada Senin-Jumat (20-24/4/2026). Kegiatan yang
berlangsung di Hotel Bahagia 2 Soe ini merupakan hasil kolaborasi antara
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Emanuel Foundation.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT,
Ambrosius Kodo, mengatakan bahwa pendidikan tidak boleh langsung berfokus ke
penguatan akademik. Hal pertama yang harus ditekankan, sambungnya, adalah
karakter.
“Semestinya kita tidak boleh langsung berbicara
mengenai akademik, melainkan karakter dulu, kemudian akademik, baru
kewirausahaan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, ungkap Ambrosius, setiap guru
didorong untuk kembali bersemangat belajar dan berinovasi, termasuk dalam
meneruskan pengetahuan ke murid serta meningkatkan partisipasi belajar.
Manfaatkan Rapor Pendidikan
Ambrosius menambahkan, guru diarahkan untuk memahami
dan memanfaatkan rapor pendidikan satuan pendidikan sebagai dasar
mengidentifikasi persoalan, terutama literasi dan numerasi. Dari hasil itu,
guru didorong untuk merancang program pembelajaran yang lebih tepat sasaran
sesuai kebutuhan sekolah masing-masing.
ISP juga memberikan perhatian terhadap persiapan Tes
Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan pada September 2026 untuk jenjang SMA
dan SMK.
“Guru-guru mengaku terbantu dengan kegiatan tersebut
karena memberi pendekatan baru yang lebih aplikatif di dalam kelas,” tegasnya.
Salah satu peserta mengaku senang karena mendapatkan
hal-hal baru untuk berinovasi dan berkreasi dalam pembelajaran di sekolah.
Fokus pada Karakter, Mindset, dan Keterampilan
Emannuel Foundation merupakan lembaga nirlaba yang
berfokus pada pendidikan, literasi, dan pengembangan masyarakat. Lewat ISP,
yayasan ini berupaya meningkatkan kapasitas guru serta kualitas pembelajaran di
sekolah.
Program ini menekankan tiga aspek, yakni karakter, mindset, dan keterampilan, yang sejalan
dengan arah kebijakan Dasar Cita Gubernur dan Wakil Gubernur NTT. (Albert Baunsele/MDj/red)







0 Comments