![]() |
| Kepala SMAN 1 Lobalain, Alberd Wilson Dano. |
Rote Ndao, CAKRAWALANTT.COM - Dalam mendukung program pemerintah, yakni mencerdaskan
kehidupan bangsa dan menciptakan sumber daya manusia yang unggul, Kepala
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Alberd
Wilson Dano, berfokus meningkatkan kualitas proses pendidikan. Menurutnya,
proses pendidikan yang berkualitas berperan penting dalam membentuk setiap
murid menjadi generasi yang unggul sesuai dengan potensi dan karakteristik
masing-masing.
“Bagi saya, proses pendidikan yang berkualitas
memiliki peran penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul,”
ujarnya, Sabtu (23/5/2026).
Alberd mengatakan, guna mewujudkan proses pendidikan
yang berkualitas, SMAN 1 Lobalain terus mengimplementasikan beberapa terobosan
secara konsisten, seperti evaluasi diri sekolah (EDS), pelaksanaan program
prioritas, memperkuat kemitraan, serta mengadakan sarana dan prasarana yang
memadai. Terobosan-terobosan ini, sambung Alberd, menjadi pijakan yang solid
untuk membangun lingkungan dan proses pendidikan yang berkualitas.
Pertama, Alberd mendorong setiap guru untuk memahami
kelebihan dan kekurangan melalui evaluasi rutin, sehingga mampu menyusun
rencana dan solusi yang tepat sasaran. Hal ini, ungkap Alberd, merupakan bagian
dari EDS agar setiap peluang dan tantangan bisa dilihat sebagai bagian dari
proses belajar.
Kedua, lanjut Alberd, melalui peluang dan kelebihan yang
ada, pihak sekolah mampu menyusun program-program berkelanjutan yang berimbas
langsung bagi perkembangan murid. Semua program yang disusun, menurut Alberd,
bersifat prioritas. Artinya, tidak ada program yang mendominasi, sehingga semua
yang diimplementasikan menjadi keunggulan yang dimiliki oleh sekolah.
Ketiga, Alberd menerangkan, keunggulan-keunggulan yang
dimiliki oleh sekolah dapat berdampak apabila terjalin kolaborasi atau
kemitraan yang baik dengan berbagai pihak. Untuk itu, Alberd mendorong lahirnya
kolaborasi yang berkelanjutan dengan orang tua, masyarakat, pemerintah, hingga
mitra pembangunan pendidikan. Pihak-pihak ini, jelas Alberd, dapat mendukung
pengimplementasian program-program prioritas sekolah.
Keempat, tambah Alberd, pihaknya terus mengadakan
sarana dan prasarana pendidikan yang memadai. Baginya, sarana dan prasarana
bisa menunjang proses pendidikan yang berkualitas bagi murid secara optimal.
Memperkuat Literasi dan Digitalisasi
Selain keempat terobosan tersebut, Alberd juga
mendukung program pemerintah, yakni Gerakan NTT Membaca-NTT Menulis (Genta Belis) yang diinisiasi oleh Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT. Program Genta Belis ini, ungkapnya, sudah terintegrasi dalam kebiasaan
sekolah, baik di dalam maupun luar kegiatan belajar dan mengajar (KBM).
Misalnya, pihak sekolah mewajibkan setiap murid untuk membaca sebelum KBM
dimulai, mengadakan pojok baca, hingga memberikan ruang bagi murid guna mengembangkan
potensi di bidang literasi.
“Terkait dengan penguatan literasi, SMAN 1 Lobalain
sedang membangun budaya literasi berbasis produk atau karya. Hal ini berguna
agar kegiatan membaca dan menulis bisa dijalankan secara seimbang dan
berdampak,” tandas Alberd.
Kemudian, Alberd juga mendorong digitalisasi
pendidikan agar proses pendidikan yang berlangsung bisa selaras dengan
perkembangan zaman. Maka dari itu, para guru didorong untuk menerapkan pembelajaran
dengan berbagai inovasi dan metode yang menekankan penguasaan teknologi.
Pada akhirnya, seluruh program dan terobosan yang
dijalankan secara berkelanjutan dan konsisten akan berujung pada terwujudnya
proses pendidikan yang berkualitas dan terciptanya sumber daya manusia yang
unggul dari lingkungan pendidikan. Alberd berharap, semua upaya yang dilakukan
oleh pihak sekolah bisa membentuk murid menjadi generasi yang unggul dan
berkarakter. (MDj/red)






0 Comments