![]() |
| Pose bersama. |
Kota Kupang, CAKRAWALANTT.COM - Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia
(IGTKI) Kota Kupang menggelar acara Halal
Bihalal yang dirangkaikan dengan syukuran Paskah, Selasa (14/4/2026). Acara
ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, bersama
para guru TK, pemangku kepentingan pendidikan, serta tokoh lintas agama di Kota
Kupang. Turut mendampingi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang, Ny. Elisa
Pelt Tobing, yang mewakili Bunda PAUD Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Jeffrey menyampaikan
apresiasi dan rasa hormat yang mendalam kepada para guru TK yang dinilainya
memiliki peran sangat fundamental dalam membangun generasi masa depan.
“Kalau kita ibaratkan membangun sebuah
rumah, maka guru TK inilah fondasinya. Bagaimana rumah bisa kuat dan megah
kalau fondasinya tidak kokoh,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa selama ini masih ada
pandangan keliru yang menganggap peran guru pada jenjang pendidikan dasar lebih
rendah dibandingkan jenjang lainnya. Padahal, menurutnya, justru di tangan guru
TK-lah karakter, kebiasaan, dan dasar kepribadian anak dibentuk.
Jeffry juga mengaku terkesan saat
pertama kali menerima audiensi pengurus IGTKI beberapa waktu lalu. Ia bahkan
secara khusus meluangkan waktu untuk memahami organisasi tersebut dan langsung
menyatakan dukungan.
“Saya tergerak untuk mendukung IGTKI,
karena lewat organisasi ini para guru bisa saling berbagi pengalaman,
memperkuat kapasitas, dan bersama-sama membangun fondasi pendidikan anak usia
dini,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa
Pemerintah Kota Kupang berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas
pendidikan, termasuk memperhatikan kesejahteraan guru TK. Menanggapi aspirasi
terkait masih adanya guru yang menerima insentif di bawah standar, Jeffry mengungkapkan
bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi
yang bijak.
“Memang ada regulasi yang harus kita
patuhi, tetapi bukan berarti tidak ada jalan keluar. Kita akan cari alternatif
terbaik, karena ini menyangkut masa depan generasi bangsa,” jelasnya.
Jeffry juga menggambarkan tantangan yang
dihadapi guru TK dalam mendidik anak-anak usia dini yang memiliki karakter
beragam. Ia bahkan mengakui bahwa tidak semua orang tua mampu melakukan apa
yang dilakukan para guru di kelas.
“Urus anak kecil itu tidak mudah. Tapi
Bapak-Ibu guru TK bisa melakukannya dengan penuh kesabaran dan kasih. Itu luar
biasa,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh guru untuk tetap bangga dengan profesinya dan terus menanamkan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
“Kalau kita ingin masa depan yang terang,
maka hari ini kita harus menjadi cahaya bagi anak-anak kita,” pesannya.
Sementara itu, Ketua IGTKI Kota Kupang,
Mandasia Samsudin, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal
ini menjadi momentum mempererat kebersamaan lintas iman sekaligus memperkuat
komitmen dalam memberikan pendidikan terbaik bagi anak usia dini.
Ia juga menyampaikan harapan kepada
Pemerintah Kota Kupang agar terus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan
guru TK serta mendukung program-program penguatan kapasitas pendidik.
“Kami percaya, dengan sinergi yang kuat
antara pemerintah dan para pendidik, kualitas layanan pendidikan anak usia dini
di Kota Kupang akan semakin baik,” ujarnya. (red)







0 Comments