CAKRAWALANTT.COM - Sekolah Rakyat merupakan program yang diinisiasi oleh pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Program ini dirasakan oleh anak-anak yang berasal dari keluarga yang termasuk dalam kategori miskin dan miskin ekstrem berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Dengan tagline “Cerdas
Bersama, Tumbuh Sejajar”, Sekolah Rakyat menjadi ruang aman untuk tumbuh, belajar, dan
bermimpi bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan di seluruh penjuru
negeri.
Presiden Republik
Indonesia, Prabowo Subianto, menyebut Sekolah Rakyat sebagai bukti keberanian
negara dalam mengubah nasib anak-anak bangsa. Sekolah Rakyat, menurut Prabowo,
menjadi simbol kehadiran negara bagi anak-anak dari keluarga tertinggal.
Berangkat dari itu,
Media Pendidikan Cakrawala NTT melalui Majalah Pendidikan Cakrawala NTT Edisi
110 (Thn XIII/Edisi 110/2026) mengulas Program Sekolah Rakyat yang dijalankan
oleh Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 19 Kupang yang terletak di Sentra
Efata – Jalan Timor Raya, Naibonat, Kabupaten Kupang. Di dalam rubrik liputan
khusus, redaksi secara lugas menarasikan pandangan, kisah, dan harapan dari
kepala sekolah, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, hingga murid.
Mereka bercerita dengan
rasa dan menyampaikan pandangan yang dibalut dengan asa. Bagi mereka, Sekolah
Rakyat tidak sekadar kebijakan, tetapi rahim yang bisa melahirkan generasi unggul
penerus bangsa. Melalui rahim Sekolah Rakyat, generasi muda yang cerdas,
mandiri, berjiwa pemimpin, dan mampu menjadi agen perubahan di masyarakat bisa lahir
menuju Indonesia emas.
“Bibit-bibit generasi
emas yang dibentuk dan ditempa di SRMP 19 Kupang harus terlahir sebagai
individu yang cerdas, mandiri, berdaya, dan berkarakter,” ungkap Felipina
Agustina Kale selaku Kepala SRMP 19 Kupang.
Selain liputan khusus terkait Program Sekolah Rakyat, Majalah Pendidikan Cakrawala NTT Edisi 110 juga menyajikan ulasan-ulasan terkini terkait pendidikan melalui rubrik sorot, kilas daring, berita pilihan, berita nasional, feature, advertorial, cerita cakrawala, bintang cakrawala, dan kampus. Kemudian, ada juga beberapa pikiran dan imajinasi yang disajikan dalam bentuk tulisan fiksi dan nonfiksi, seperti suara guru dan karya puisi.
Akhirnya, redaksi mengucapkan
selamat membaca. Pembaca bisa mengaksesnya melalui link Majalah Pendidikan Cakrawala NTT Edisi 110 (Thn XIII/Edisi 110/2026) atau barcode yang tersedia. (red)
![]() |
| (Barcode Majalah Pendidikan Cakrawala NTT Edisi 110) |






0 Comments