![]() |
| Suasana pameran media pembelajaran inovatif di SD Muhammadiyah 1 Kota Kupang. |
Kota Kupang, CAKRAWALANTT.COM - Kelompok mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Pendidikan
Guru Sekolah Dasar (PGSD), Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), menggelar “Pameran
Media Pembelajaran Inovatif Berbasis Pengalaman Nyata” di Sekolah Dasar (SD)
Muhammadiyah 1 Kota Kupang, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan
Kualitas Pembelajaran Sekolah Dasar Melalui Penggunaan Media Konkret Berbasis
Pengalaman Nyata”.
Pameran tersebut menjadi wadah bagi para mahasiswa
dalam memperkenalkan berbagai media pembelajaran inovatif hasil karya mereka
sendiri. Media yang ditampilkan pada kesempatan tersebut dirancang secara
kreatif untuk mendukung proses belajar dan mengajar di SD, khususnya pada mata
pelajaran bahasa Indonesia dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Media yang
dipamerkan memanfaatkan bahan yang sederhana, ramah lingkungan, serta mudah
diterapkan di dalam kelas.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Kota Kupang, Siamaseja,
mengapresiasi penyelenggaraan pameran tersebut. Menurutnya, para mahasiswa
berhasil menyalurkan kreativitasnya secara tepat sasaran sehingga berdampak
bagi banyak orang, khususnya dunia pendidikan dasar. Hal tersebut, sambungnya,
sangat relevan dengan karakteristik murid SD yang lebih mudah memahami materi
melalui aktivitas langsung.
“Media pembelajaran tidak harus mahal. Yang terpenting
adalah manfaatnya dalam membantu murid memahami materi. Media ini mampu menarik
perhatian murid dan membangun pemahaman yang lebih mendalam,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Prodi PGSD UMK, Julhidayat
Muhsam, menjelaskan bahwa pameran tersebut merupakan bagian dari implementasi
pembelajaran mahasiswa semester lima. Kegiatan tersebut, sambungnya, dirancang
untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, serta keterampilan mahasiswa dalam
merancang dan memanfaatkan media pembelajaran konkret berbasis pengalaman
nyata.
“Melalui pameran ini, mahasiswa diharapkan mampu
menciptakan media pembelajaran yang membuat proses belajar menjadi lebih
menyenangkan, bermakna, dan mudah dipahami oleh murid,” tambahnya.
Melalui pameran tersebut, para mahasiswa tidak hanya
mengasah kreativitas dan keterampilan pedagogik, tetapi juga memperoleh
pengalaman langsung dalam mengembangkan media pembelajaran yang aplikatif dan
sesuai dengan kebutuhan murid SD. Selain itu, pameran tersebut juga diharapkan
mampu menginspirasi guru untuk menerapkan strategi pembelajaran yang aktif,
inovatif, dan bermakna. (Trifenti/MDj/red)







0 Comments