![]() |
| Pose bersama. |
Sumba Barat Daya, CAKRAWALANTT.COM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara
Timur (NTT) menggelar Kegiatan “Peningkatan Kompetensi Literasi Numerasi Guru di
Kabupaten Sumba Barat Daya” selama empat hari, Selasa-Jumat (14-17/10/2025). Kegiatan
ini dibuka secara resmi oleh Koordinator Pengawas (Korwas) SMA/SMK dan SLB
Kabupaten Sumba Barat Daya, Ibrahim Boimau, Selasa (14/10/2025).
Dalam sambutannya mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Provinsi NTT, Ibrahim menekankan pentingnya literasi numerasi
sebagai fondasi utama dalam peningkatan mutu pendidikan. Menurutnya,
peningkatan literasi numerasi bagi guru merupakan langkah strategis dalam
memperkuat kualitas pembelajaran.
Ibrahim mengatakan, literasi tidak sebatas pada
kemampuan membaca dan menulis, tetapi lebih dari itu, mencakup kemampuan
memahami, mengolah, dan menerapkan informasi untuk meningkatkan kualitas
pembelajaran di sekolah.
“Peningkatan keterampilan literasi bagi guru merupakan
kunci utama untuk melahirkan generasi yang cerdas, kritis, dan berdaya saing,”
ungkapnya.
Sementara itu, Budi Kurniawan, S.Pd., M.Pd., selaku
Narasumber, menjelaskan bahwa literasi merupakan dasar untuk membuka jendela
pengetahuan. Ia menekankan pentingnya literasi dalam membangun dan menciptakan
pembelajaran yang bermakna.
“Literasi adalah gerakan untuk menumbuhkan budaya
belajar yang aktif, kreatif, dan kolaboratif. Penguatan literasi perlu
dilakukan secara berkelanjutan agar pendidikan dapat berkembang dan berdaya saing,”
ujarnya.
Pantauan media, para guru yang berpartisipasi dalam
kegiatan tersebut didampingi secara intens oleh para narasumber dari Yayasan
Rumah Literasi Cakrawala NTT. Proses pendampingan akan berlangsung secara tatap
muka dan online hingga bermuara pada
penerbitan buku elektronik ber-ISBN.
Untuk diketahui, selain berlangsung di Kabupaten Sumba
Barat Daya, kegiatan serupa juga diselenggarakan di Kabupaten Manggarai dan
Kabupaten Belu. (Budi Kurniawan/MDj/red)







0 Comments