![]() |
| Pose bersama. |
TTS, CAKRAWALANTT.COM - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Tunua,
Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), menggelar Kegiatan “In House Training (IHT) Pembelajaran Mendalam” selama dua hari,
yakni Selasa-Rabu (2-3/9/2025). Kegiatan IHT yang berlangsung di sekolah
tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya peningkatan kompetensi guru.
Kepala SMKN Tunua, Cornelia Bulu, menjelaskan,
terdapat beberapa hal penting yang dibahas di dalam IHT tersebut, yakni
pembelajaran mendalam, kokurikuler, hingga penyusunan Perangkat Berbasis Koding
Kecerdasan Artifisial (KKA).
“Kita membahas beberapa hal penting dalam kaitannya
dengan pembelajaran mendalam dan peningkatan kompetensi guru,” ujarnya.
Pertama, guru dilatih untuk menerapkan pendekatan pembelajaran
yang mendorong peserta didik memahami materi secara lebih mendalam dan
bermakna. Kedua, guru didorong untuk mengembangkan kemampuan dalam mengelola kokurikuler
yang dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan peserta didik. Ketiga,
guru (wali) dilatih untuk meningkatkan kemampuan dalam membimbing dan mendukung
peserta didik. Keempat, guru diajarkan untuk menyusun perangkat pembelajaran
dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan demi meningkatkan kualitas
pembelajaran dan pemenuhan beban kerja guru.
Cornelia menuturkan, kegiatan tersebut diharapkan
dapat meningkatkan kualitas pendidikan di SMKN Tunua. Selain itu, para guru,
sambungnya, harus mampu menyiapkan diri dalam menghadapi tantangan pendidikan
pada era digital.
“Kegiatan ini merupakan komitmen sekolah untuk terus
meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran,” tambahnya.
Untuk diketahui, para narasumber dalam kegiatan
tersebut adalah Cornelia Bulu dengan Materi “Pemenuhan Beban Kerja Guru”,
Ekalepson Pethan dengan Materi “Kokurikuler dan Guru Wali”, Melky Jambu dan
Albert Baunsele dengan Materi “Pembelajaran Mendalam”, serta Dendi Dama dengan
Materi “Pembuatan Pembelajaran dengan Koding Kecerdasan Artifisial”. (Albert Baunsele/MDj/red)






0 Comments