Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UNWIRA KUPANG

SMKN Tunua Gelar IHT Pembelajaran Mendalam

Pose bersama.

 

TTS, CAKRAWALANTT.COM - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Tunua, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), menggelar Kegiatan “In House Training (IHT) Pembelajaran Mendalam” selama dua hari, yakni Selasa-Rabu (2-3/9/2025). Kegiatan IHT yang berlangsung di sekolah tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya peningkatan kompetensi guru.

 

Kepala SMKN Tunua, Cornelia Bulu, menjelaskan, terdapat beberapa hal penting yang dibahas di dalam IHT tersebut, yakni pembelajaran mendalam, kokurikuler, hingga penyusunan Perangkat Berbasis Koding Kecerdasan Artifisial (KKA).

 

“Kita membahas beberapa hal penting dalam kaitannya dengan pembelajaran mendalam dan peningkatan kompetensi guru,” ujarnya.

 

Pertama, guru dilatih untuk menerapkan pendekatan pembelajaran yang mendorong peserta didik memahami materi secara lebih mendalam dan bermakna. Kedua, guru didorong untuk mengembangkan kemampuan dalam mengelola kokurikuler yang dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan peserta didik. Ketiga, guru (wali) dilatih untuk meningkatkan kemampuan dalam membimbing dan mendukung peserta didik. Keempat, guru diajarkan untuk menyusun perangkat pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan demi meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemenuhan beban kerja guru.



Cornelia menuturkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di SMKN Tunua. Selain itu, para guru, sambungnya, harus mampu menyiapkan diri dalam menghadapi tantangan pendidikan pada era digital.

 

“Kegiatan ini merupakan komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran,” tambahnya.

 

Untuk diketahui, para narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Cornelia Bulu dengan Materi “Pemenuhan Beban Kerja Guru”, Ekalepson Pethan dengan Materi “Kokurikuler dan Guru Wali”, Melky Jambu dan Albert Baunsele dengan Materi “Pembelajaran Mendalam”, serta Dendi Dama dengan Materi “Pembuatan Pembelajaran dengan Koding Kecerdasan Artifisial”. (Albert Baunsele/MDj/red)      


Post a Comment

0 Comments