Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UNWIRA KUPANG

SMAN 1 Kupang Barat Komitmen Wujudkan Lingkungan Pendidikan yang Aman dan Nyaman

Kepala SMAN 1 Kupang Barat, Hendrikus Marthinus Baun.


Kupang, CAKRAWALANTT.COM - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kupang Barat, Kabupaten Kupang, berkomitmen mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan. Hal ini disampaikan oleh Kepala SMAN 1 Kupang Barat, Hendrikus Marthinus Buan, ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/9/2025). Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua orang.

 

“Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman dan aman. Hal ini sesuai dengan konsep taman siswa yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara,” ungkapnya.

 

Hendrikus mengatakan, keamanan dan kenyamanan merupakan dua hal penting yang harus terwujud dalam membangun lingkungan yang kondusif. Pihak sekolah, sambungnya, telah membentuk Tim Penanganan Kekerasan Sekolah (TPKS) untuk mencegah dan menangani berbagai persoalan menyangkut keamanan dan kenyamanan. Uniknya, sanksi yang diberikan bagi pelanggar aturan mengadopsi kearifan lokal setempat.

 

“Kami mengoptimalkan TPKS untuk mendukung terwujudnya keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah. Jika ada pelanggar aturan, maka sanksi yang diterapkan sesuai dengan lingkungan sekitar atau mengadopsi kearifan lokal,” tegasnya.


Suasana lingkungan SMAN 1 Kupang Barat.

Hendrikus menambahkan, untuk mendukung terwujudnya lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman, setiap peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan wajib menjunjung tinggi nilai kedisiplinan. Kedisiplinan, ungkapnya, menjadi dasar yang kuat untuk mengukur kinerja dan prestasi.

 

“Kami sangat menekankan kedisiplinan. Disiplin itu harga mati. Kedisiplinan ini menjadi tolok ukur utama bagi kinerja dan prestasi. Makanya, masalah kedisiplinan di sekolah ini sudah menurun,” tambahnya.

 

Mendukung Peningkatan Kompetensi Guru dan Pengembangan Potensi Peserta Didik

 

Lebih lanjut, selain mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman, SMAN 1 Kupang Barat juga mendukung upaya peningkatan kompetensi guru dan pengembangan potensi peserta didik. Kompetensi guru dan potensi peserta didik, jelas Hendrikus, harus diperhatikan secara baik guna mencapai hasil dan tujuan pembelajaran/pendidikan yang diharapkan.

 

“Kami selalu memerhatikan kompetensi guru dan potensi peserta didik,” ujarnya.



Hendrikus selalu mendorong para guru untuk berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan pengembangan kompetensi, seperti pelatihan dan workshop. Sedangkan, untuk mengembangkan potensi peserta didik, jelasnya, pihak sekolah menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti drumband, seni tari, paduan suara, Pramuka, dan futsal.

 

“Kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler bagi peserta didik selalu dilaksanakan setiap hari Rabu dan Jumat. Hal ini berguna agar peserta didik bisa berpartisipasi lebih maksimal dalam kegiatan pengembangan potensi diri,” pungkasnya. (MDj/red)   


Post a Comment

0 Comments