Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UNWIRA KUPANG

MGMP IPS Kabupaten Lembata Gelar Lesson Study, Wadah Berbagi Praktik Baik Pembelajaran Mendalam



Lembata, CAKRAWALANTT.COM - Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kabupaten Lembata sukses menggelar Kegiatan Lesson Study selama dua hari, yakni Jumat-Sabtu (19-20/9/2025), di SMPN 1 Ile Ape. Kegiatan ini mengusung tema “Berbagi Praktik Baik Pembelajaran Mendalam melalui Lesson Study Kombel MGMP IPS Kabupaten Lembata” serta dihadiri oleh puluhan Guru Pengampu Mata Pelajaran IPS dari berbagai sekolah di Kabupaten Lembata.

 

Ketua MGMP IPS Kabupaten Lembata, Monika Irma Tedemaking, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan ruang kolaborasi bagi guru.

 

“Melalui lesson study, bapak dan ibu guru dapat saling berbagi pengalaman, mendesain, dan mempraktikkan pembelajaran mendalam yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga menggembirakan bagi peserta didik,” tambahnya ketika menyampaikan sambutan.

 

Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Lembata, Fransiskus Kaona, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap, lesson study yang difasilitasi oleh MGMP IPS Kabupaten Lembata tersebut bisa memberikan dampak yang nyata bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, sekaligus berdampak positif bagi peserta didik di sekolah masing-masing.

 

Mendalami Pembelajaran Mendalam


Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh Rachman Firdaus, M.Pd. selaku Pemateri Utama. Ia menyampaikan materi mengenai deep learning atau pembelajaran mendalam, sekaligus berbagi praktik baik dalam menerapkan berbagai model dan metode pembelajaran. Peserta pun terlihat aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan berbagi pengalaman praktik di sekolah masing-masing. 


Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada perancangan modul pembelajaran mendalam. Para guru bekerja dalam kelompok untuk merancang perangkat pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, materi, dan tujuan pembelajaran. Proses ini tidak hanya memperkaya keterampilan desain pembelajaran, tetapi juga memperkuat kerja sama antarguru.


Pada hari kedua, sebanyak enam guru model berkesempatan mempraktikkan rancangan pembelajaran di kelas. Sementara itu, guru lain bertindak sebagai observer untuk mengamati jalannya pembelajaran. Setelah sesi pembelajaran, peserta didik dari berbagai tingkatan diminta memberikan kesan dan tanggapan mereka. Respon peserta didik menunjukkan bahwa pembelajaran yang diterapkan lebih interaktif, menarik, dan membuat mereka lebih bersemangat belajar.

 

Bermanfaat bagi Pengembangan Kompetensi Guru

 

Seluruh peserta tampak antusias dan aktif mengikuti rangkaian acara yang dirancang untuk memperkuat kompetensi serta memperluas wawasan guru dalam menerapkan pembelajaran yang mendalam dan menyenangkan di kelas.

 

Salah satu peserta yang hadir menyampaikan kesannya bahwa kegiatan lesson study tersebut sangat bermanfaat bagi perkembangan kompetensi guru.

 

“Kami merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Tidak hanya mendapat ilmu baru tentang pembelajaran mendalam, tetapi juga belajar langsung dari praktik guru lain sehingga bisa kami terapkan di sekolah masing-masing,” ujarnya.

 

Melalui rangkaian kegiatan ini, MGMP IPS Kabupaten Lembata berhasil menghadirkan ruang belajar bersama yang penuh inspirasi. Antusiasme dan keaktifan para guru menjadi bukti bahwa lesson study dapat menjadi wadah penting dalam meningkatkan profesionalisme pendidik.

 

Ke depan, MGMP IPS Kabupaten Lembata berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi yang lebih luas, memperbanyak praktik baik, dan menghadirkan inovasi pembelajaran yang semakin relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan semangat kebersamaan, Guru IPS di Lembata diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam mencetak generasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter. (MDj/red)


Post a Comment

0 Comments