Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UNWIRA KUPANG

Dinas Pendidikan NTT Gelar Diklat Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat bagi SMA/SMK se-NTT

Pose bersama.


Kota Kupang, CAKRAWALANTT.COM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Kegiatan “Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tujuh (7) Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk Tingkat SMA/SMK se-Provinsi NTT” selama tiga hari di Aula SMK Negeri 3 Kupang, yakni Rabu-Jumat (10-12/9/2025). Diklat yang berlangsung secara luring dan daring ini bertujuan untuk membentuk karakter peserta didik yang berintegritas, disiplin, dan memiliki semangat kebangsaan.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, menekankan pentingnya pembiasaan positif dalam membentuk karakter peserta didik yang unggul.

 

“Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat merupakan langkah strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dengan mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ujarnya.

 

Selain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, diklat ini menghadirkan beberapa Narasumber, yakni Kepala Bidang Pendidikan Menengah pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ayub Sanam, serta Perwakilan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi NTT.



Adapun tujuh kebiasaan utama yang dibahas dalam kegiatan tersebut. Pertama, Bangun Pagi: Melatih kedisiplinan dan meningkatkan kemampuan mengelola waktu. Kedua, Beribadah: Membentuk karakter religius dan meningkatkan nilai-nilai etika. Ketiga, Berolahraga: Meningkatkan kebugaran dan melatih kedisiplinan. Keempat, Makan Sehat dan Bergizi: Menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan kesadaran gizi. Kelima, Gemar Belajar: Mengembangkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis. Keenam, Bermasyarakat: Meningkatkan nilai-nilai kebersamaan dan tanggung jawab sosial. Ketujuh, Tidur Cepat: Menjaga keseimbangan fisik dan mental.

 

Melalui kegiatan tersebut, seluruh peserta didik jenjang SMA/SMK di NTT diharapkan dapat menerapkan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari sekaligus membentuk karakter yang kuat dan berintegritas. (Albert Baunsele/MDj/red)  


Post a Comment

0 Comments