![]() |
| Pose bersama seusai seremoni pembukaan. |
Kota Kupang, CAKRAWALANTT.COM - Guna memberikan fasilitasi dan ruang kolaborasi
antarkomunitas penggerak literasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Balai
Bahasa Provinsi NTT menggelar kegiatan “Pembinaan Komunitas Penggerak Literasi
Tahun 2025” selama empat hari, yakni Senin-Kamis (23-26/6/2025), di D’art Cafe
and Gallery, Kota Kupang.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala
Balai Bahasa Provinsi NTT, R. Hery Budiono, Senin (23/6/2025). Dalam
sambutannya, Hery Budiono mengatakan bahwa kegiatan pembinaan komunitas
penggerak literasi merupakan pengejawantahan komitmen Balai Bahasa sebagai
koordinator atau penggerak program literasi nasional.
“Kegiatan ini merupakan pengeajawantahan komitmen kami
dalam mendorong dan memberikan pembinaan bagi komunitas literasi,” ujarnya.
![]() |
| Kepala Balai Bahasa Provinsi NTT saat menyampaikan sambutan pada seremoni pembukaan. |
Ia mengungkapkan, upaya peningkatan literasi harus
terus didorong di tengah kondisi kepadatan penduduk dan keberagaman bahasa
(daerah). Hal ini, sambungnya, bisa berjalan dengan baik karena peran aktif
para pegiat dan komunitas literasi. Oleh sebab itu, ia mengapresiasi segala
kontribusi yang sudah diberikan oleh para pegiat dan komunitas literasi
meskipun bergiat di tengah keterbatasan, baik tenaga maupun biaya.
“Tanpa para pegiat dan komunitas literasi, semua
program dan kebijakan tidak bisa menyentuh akar rumput. Makanya, kami sangat
mendukung dan mengapresiasi kontribusi yang telah diberikan,” tukasnya.
Ia berharap, kegiatan tersebut tidak hanya sebatas
pada pembinaan, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi antarpegiat dan komunitas
literasi. Untuk itu, para pegiat literasi yang hadir bisa memanfaatkan
kesempatan tersebut semaksimal mungkin.
“Kekuatan komunitas adalah jejaring, sehingga melalui
kegiatan ini, kita bisa membangun kerja sama dan kolaborasi,” pungkasnya.
Pantauan media, setelah seremoni pembukaan, para
peserta mengikuti pemaparan materi dan diskusi terkait “Kebijakan Badan
Pengembangan dan Pembinaan Bahasa” yang dibawakan langsung oleh Kepala Balai
Bahasa Provinsi NTT dan “Kebijakan Pembinaan Literasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan
Provinsi NTT” yang dibawakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kearsipan
dan Perpustakaan Provinsi NTT.
Untuk diketahui, kegiatan berlangsung secara daring
dan luring tersebut menghadirkan narasumber dari dalam dan luar Provinsi NTT.
Di akhir kegiatan, para peserta akan melakukan kunjungan belajar ke Komunitas
Lakoat Kujawas, Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pada Kamis
(26/6/2025). (MDj/red)







0 Comments