Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UNWIRA KUPANG

SDK Yaswari Soe V Gelar PSASP Secara Daring

 

(Suasana PSASP secara daring di SDK Yaswari Soe V)


TTS, CAKRAWALANTT.COM - Sekolah Dasar Katolik (SDK) Yayasan Swastisari (Yaswari) Soe V, Timor Tengah Selatan (TTS), menggelar Penilaian Sumatif Asesmen Satuan Pendidikan (PSASP) secara daring selama 5 hari, yakni pada 8-12 Mei 2023. Kepada media ini, Kepala SDK Yaswari Soe V, Yoseph Sesfaot, SE., menuturkan penyelenggaraan PSASP secara daring tersebut merupakan yang pertama kali di sekolah yang dipimpinnya.

 

“Hari ini merupakan hari kedua dilaksanakannya penilaian sumatif secara daring dan ini merupakan yang pertama digelar secara daring karena anak-anak sejak kelas lima sudah dibiasakan untuk menggunakan Chrome Book sebab waktu itu ada Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Saat mereka kelas enam, kita lakukan simulasi sekaligus pengenalan dan berikutnya kita coba masukkan soal-soal tes untuk dikerjakan. Mereka juga sudah terbiasa menggunakan komputer,” ungkap Yoseph kepada media ini, Selasa (9/5/2023).


Baca juga: SMP Kristen 3 Soe Gelar PSASP Secara Online  


Yoseph menambahkan sekolahnya dibantu oleh Guru dari SMPK Sint Vianey untuk melakukan setting ruangan dan Chrome Book, seperti bagaimana memasukan soal-soal ujian dalam aplikasi, sekaligus mendukung pelaksanaan proses ujian secara teknis. Pihak sekolah, sambungnya, juga mempersiapkan beberapa fasilitas penunjang untuk mencegah terjadinya kendala teknis, seperti pemadaman listrik.



“Kita juga menyediakan genset milik Yayasan Swastisari sebagai antisipasi bila terjadinya pemadaman listrik dan hal-hal teknis lainnya,” ujarnya.

 

Sementara itu, salah seorang guru yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, “Persiapan sudah dilakukan sejak lama dan selama dua hari berlangsungnya ujian belum ada kendala berarti yang terjadi. Ujian juga berlangsung dengan baik.”


Baca juga: Inspektorat NTT Gelar Sosialisasi Pemanfaatan Dana BOS Bagi 3 SMA di TTS  


Untuk diketahui, peserta ujian pada tahun (2023) ini adalah sebanyak 49 orang dengan rincian 24 orang peserta didik laki-laki dan 25 orang peserta didik perempuan. Proses ujian dibagi ke dalam 2 shift, yakni shift pertama dari pukul 08.00-11.00 Wita, sedangkan shift kedua dari pukul 12.00-15.30 Wita, serta diawasi oleh 2 orang pengawas ruang, proktor, dan teknisi. (Albert Baunsele/MDj/red)


Post a Comment

0 Comments