Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

TINGKATKAN PROFESIONALISME, GURU-GURU PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS SE-TTS IKUTI PROGRAM SOE TEACH TECH

 

(Foto: Dokumentasi Kegiatan)


TTS, CAKRAWALANTT.COM - Guna meningkatkan profesionalisme guru-guru Pendidikan Bahasa Inggris di Wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), British Council, Bell Cambridge, UKSW Salatiga dan STKIP Soe bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Dinas Pendidikan Kabupaten TTS menyelenggarakan Program Soe Teach Tech yang ditandai dengan penandatanganan MoU antara British Council, Bell Cambridge, UKSW Salatiga, STKIP Soe, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT dan Kabupaten TTS yang digelar di Aula SMP Negeri 3 Soe pada Sabtu (1/10/2022).

 

Kepada media ini, Sonya V.Ch. Benu, M.Pd., selaku Koordinator Lokal Program Soe Teach Tech, menuturkan bahwa Program Soe Teach Tech adalah kerja sama antara British Counsil, Bell Cambridge, UKSW Salatiga, dan STKIP Soe. Namun, sambungnya, karena kegiatan tersebut digelar di Soe, maka pihaknya turut melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT dan Kabupaten TTS melalui penandatanganan MoU oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi NTT, Linus Lusi, S.Pd.,M.Pd., dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Dominggus Banunaek, M.Si.

 

Selain itu, dijelaskannya, kegiatan tersebut dibiayai oleh Pemerintah Inggris setelah proposal yang diajukan berhasil diterima dengan target peserta dari Soe dan sekitarnya, sehingga pelaksanaannya dibuka untuk semua guru Pendidikan Bahasa Inggris se-Kabupaten TTS.

 

“Yang menjadi target kami adalah seluruh guru Bahasa Inggris, namun yang mendaftar secara online melalui tautan pendaftaran yang kami bagikan dan ikut kegiatan hari ini sebanyak 120 orang guru,belum termasuk guru yang baru mendaftar secara langsung hari ini,” jelasnya.



Sonya juga menambahkan bahwa tujuan utama dari kegiatan tersebut adalah untuk memperdalam dan juga memperbaharui kemampaun Bahasa Inggris para guru serta saling berbagi ide tentang bagaimana membuat kelas Bahasa Inggris menjadi lebih menyenangkan, sehingga tidak hanya gurunya saja, tetapi peserta didik juga menikmati proses belajar Bahasa Inggris di sekolah. Selain itu, tambah Sonya, kegiatan tersebut juga untuk pengembangan profesi guru-guru, kemampuan berbahasa, peningkatan kapasitas, dan penggunaan media teknologi dalam proses pembelajaran di kelas.

 

“Guru-guru akan mengikuti program pelatihan ini selama 3 bulan mulai 3 Oktober 2022 sampai dengan 13 Desember 2022 melalui Zoom Meeting dan Telegram yang akan dimentori oleh Pelatih dari Bell Cambridge, UKSW Salatiga dan STKIP Soe. Semoga pelatihan ini menjadi wadah bagi guru-guru untuk berkreasi meningkatkan kemampuan mengajar mereka,” tambahnya.

 

Sementara itu, salah satu peserta yang enggan menyebutkan namanya mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut bisa memotivasi mereka agar berkreasi dalam pembelajaran Bahasa Inggris karena terkadang peserta didik terkesan pasif dan kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris.



 


Pantauan media, penandatangan MOU turut dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Menengah pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Koordinator Pengawas SMA/SMK dan SLB Kabupaten TTS beserta Sekretaris, anggota DPRD Provinsi NTT Komisi V, Ketua dan Pembantu Ketua I dan II STKIP  Soe, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Soe, dan guru-guru Bahasa Inggris. (Albert Baunsele/MDj/red)


Post a Comment

0 Comments