Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

MAHASISWA PRODI PGSD UMK LAKSANAKAN KEGIATAN PLP II

Para mahasiswa PLP II, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Budi Kurniawan, dan Kepala MI Darul Hijrah Madani, Moh. Aziz Anwar.


Kota Kupang, CAKRAWALANTT.COM - Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) melaksanakan kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Hijrah Madani. Kegiatan tersebut diawali dengan prosesi penyerahan mahasiswa PLP II oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Budi Kurniawan, S.Pd.,M.Pd, Jumat (11/2/2022). Dalam kegiatan tersebut, UPT PLP UMK mengutus 13 mahasiswa Prodi PGSD.

 

Dalam sambutan penerimaan mahasiswa PLP II, Kepala MI Darul Hijrah Madani, Moh. Aziz Anwar memberikan apresiasi bagi kehadiran mahasiswa Prodi PGSD UMK tersebut. Hal itu, imbuhnya, menjadi bagian dari kepercayaan UMK terhadap MI Darul Hijrah Madani. Untuk itu, harapnya, para mahasiswa yang terlibat di dalam kegiatan PLP II tersebut harus lebih aktif dalam melakukan perubahan dengan pengetahuan atau ilmu terbarunya.


Penyerahan media pembelajaran sebagai tindak lanjut dari hasil kreativitas mahasiswa dalam inovasi pendidikan. 


Dalam kesempatan tersebut, Budi Kurniawan selaku DPL juga melakukan penyerahan media pembelajaran kepada pihak madrasah sebagai tindak lanjut dari hasil kreativitas mahasiswa pada Mata Kuliah (MK) Inovasi Pendidikan. Menurut Budi, media merupakan perantara antara guru dan peserta didik dalam proses transfer knowledge. Maka dari itu, tegasnya, para mahasiswa yang terlibat di dalam kegiatan PLP II tersebut merupakan individu-individu berkualitas karena telah mampu menghasilkan inovasi pendidikan berupa media pembelajaran.

 

Lebih lanjut, Moh. Aziz Anwar turut menyampaikan limpah terima kasih atas penyerahan media pembelajaran tersebut. Ia menuturkan bahwa media pembelajaran sangat dibutuhkan oleh setiap lembaga pendidikan untuk membantu proses pembelajaran. Hal itu, pungkasnya, akan sangat bermanfaat bagi para peserta didik di jenjang pendidikan dasar yang lebih tertarik pada kegiatan praktik (konkret) ketimbang penyajian teori semata. (Budi Kurniawan/MDj/red)


Post a Comment

0 Comments