Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

BFI FINANCE BANGUN SANITASI DESA DAN RUANG KELAS SEKOLAH


 


Kupang, CAKRAWALANTT.COM - Dalam rangka meningkatkan kontribusi yang berkelanjutan untuk masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) membangun sarana air bersih dan merenovasi ruang kelas sekolah. Dengan giat pembangunan tersebut, empat desa di Provinsi NTT bisa menikmati air bersih dari pembangunan sumur dan instalasi sanitasi. Hasil pembangunan tersebut telah diresmikan pada 4 Oktober 2021 lalu.

 

Di sisi senada, BFI Finance juga turut berkontribusi bagi dunia pendidikan di NTT. Hal tersebut terwujud melalui program pembangunan satu ruang kelas di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Kupang Barat Satu Atap. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari proses renovasi ruang belajar yang rusak akibat siklon tropis Seroja beberapa waktu yang lalu. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Branch Manager BFI Finance Cabang Kupang, Arman Hamka pada Kamis (14/10/2021). Selain pembangunan kelas, pihak BFI Finance juga mendistribusikan bantuan berupa barang, yakni laptop, masker, face shield, dan thermo gun.

 


Sementara itu, dalam arahannya, Head of Corporate Communication and CSR BFI Finance, Francisca Susilawati, mengungkapkan salah satu visi BFI Finance adalah turut berkontribusi bagi peningkatan taraf hidup masyarakat. Melalui program sanitasi tersebut, tuturnya, warga bisa memenuhi kebutuhan air bersih. Maka dari itu, dengan meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat, sambungnya, kualitas hidup masyarakat bisa menjadi lebih baik dan sehat.

 

“Salah satu visi BFI Finance adalah turut berkontribusi terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat. Kami berharap program sanitasi bagi para warga dapat mencukupi kebutuhan air bersih mereka. Tentunya, mereka sekarang dapat mengakses air bersih untuk hidup yang lebih sehat sehingga kualitas hidup mereka dan keluarganya akan jadi lebih baik.,” ujarnya.

 

Fransisca juga menerangkan bahwa seluruh proses penyaluran bantuan oleh BFI Finance di masa pandemi Covid-19 tersebut tetap mengikuti mekanisme protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

 

“Kondisi pandemi hingga kini membuat pelaksanaan program-program tanggung jawab sosial BFI Finance harus diadaptasikan dengan situasi yang ada. Kita harus tetap optimis serta saling memberikan dukungan dan kepedulian satu sama lain. Jangan lengah dan selalu terapkan 5M sesuai aturan Pemerintah,” pungkasnya.

 

Recovery Lokasi Terdampak Bencana

 

Lebih lanjut, kontribusi berkelanjutan tersebut merupakan salah satu program BFI Finance untuk memulihkan (recovery) lokasi-lokasi terdampak bencana alam. Program tersebut turut dirasakan di empat desa, yakni Desa Waiburak dan Desa Samasoge di Kabupaten Flores Timur, Desa Oeue di Kabupaten Timor Tengah Selatan, serta Desa Dolulolong di Kabupaten Lembata yang terdampak banjir bandang dan angin kencang akibat siklon tropis Seroja,.

 


Dalam pelaksanaannya, pihak BFI Finance membangun kolaborasi bersama Sekolah Relawan atau yayasan kemanusiaan yang berfokus pada edukasi kerelawanan. Kerja kolaboratif tersebut mampu menunjang pembangunan sumur, bak penampungan air, pipanisasi, serta sarana dan prasarana sanitasi lainnya, seperti toren air, MCK dan keran air.

 

Di samping itu, masyarakat juga menerima penyuluhan tentang cara pengelolaan sarana tersebut dengan tepat guna. Lebih lanjut, masyarakat juga mengikuti sosialisasi penerapan gaya hidup bersih, terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19. Berdasarkan rilis, sebanyak 650 Kepala Keluarga (KK) menjadi sasaran pembangunan sanitasi tersebut. Selain itu, sebanyak 100 KK di Desa Kwela, Adonara Timur, dan Desa Amakaka, Lembata, turut menerima bantuan paket alat masak.


Berita dan Foto : Press Release BFI Finance

Editor : Mario Djegho (red)


Post a Comment

0 Comments