Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

KEPALA SMK SWAKARSA APRESIASI KEGIATAN WORKSHOP LITERASI

Manggarai, CAKRAWALANTT.COM - Dalam mendukung budaya literasi sekolah yang berkelanjutan, semua kegiatan literatif yang menunjang potensi guru dan peserta didik dalam menulis harus diapresiasi. Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swakarsa Ruteng, Manggarai, Isidorus Son, SE saat menutup kegiatan workshop literasi secara resmi di sekolah tersebut, Rabu (11/08/2021). Menurutnya, keterlibatan guru dan peserta didik selama kegiatan workshop literasi yang didukung oleh Tim Media Pendidikan Cakrawala (MPC) NTT tersebut adalah kesempatan yang berharga. 

Isidorus menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat aktif dalam menyukseskan kegiatan workshop literasi tersebut. Baginya, kegiatan tersebut merupakan momentum bermakna yang mampu mendorong para guru dan peserta didik untuk terus mengembangkan potensi menulisnya. Guru sebagai tenaga pendidik, ujarnya, harus digugu dan ditiru sebab guru adalah teladan bagi para peserta didik. Dengan demikian, melalui kegiatan literatif tersebut, para guru harus mampu menulis dan menghasilkan produk tulisan yang berkualitas. 

“Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. Semua kegiatan literasi untuk menunjang potensi guru dan peserta didik dalam menulis perlu diapresiasi. Kegiatan selama tiga hari ini adalah momentum bermakna agar kita semua bisa memulai kegiatan menulis. Guru sebagai tenaga pendidik harus digugu dan ditiru karena dia adalah teladan, sehingga lewat kegiatan ini para guru harus mampu menulis dan menghasilkan produk tulisan yang berkualitas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, jelas Isidorus, pelibatan beberapa perwakilan peserta didik dalam kegiatan tersebut merupakan upaya positif untuk menumbuhkan semangat menulis sebagai budaya di lingkungan sekolah. Hal tersebut bisa meningkatkan motivasi peserta didik lainnya dalam berkreasi lewat produk tulisan yang bermanfaat. 


Bergerak Untuk Giat Menulis

Di sisi senada, dua perwakilan dari peserta kegiatan workshop literasi tersebut, Maksimus Lela, S.Pd. dan Gaudensia Juita, S.Pd. turut mengapresiasi proses pendampingan menulis dalam kegiatan tersebut. Menurut keduanya, melalui kegiatan tersebut, pengetahuan tentang prosedur dan alur pemikiran dalam proses penulisan bisa terwujud secara baik.

Pada lain kesempatan, Pimpinan Umum MPC NTT, Gusty Rikarno, S.Fil. terus mendorong para guru dan peserta didik untuk terus berproses dan berkarya di tengah keterbatasan akibat pandemi. Baginya, roda pendidikan harus terus berputar sehingga semua pihak dituntut untuk terus bergerak dan giat dalam hal menulis. Kegiatan workshop literasi tersebut merupakan upaya bersama untuk mewujudkan generasi emas NTT di 2050 mendatang. Oleh sebab itu, para guru dan peserta didik harus bersikap optimis agar bisa berkarya secara inovatif.

“Kita semua harus terus berproses dan berkarya di tengah keterbatasan karena pandemi. Roda pendidikan harus terus berputar dan kita dituntut untuk bergerak dan giat dalam hal menulis. Kegiatan yang kita laksanakan hari ini adalah upaya kita bersama untuk mewujudkan generasi emas NTT di 2050 mendatang. Oleh sebab itu, kita semua harus optimis agar bisa berkarya secara inovatif,” pungkasnya.

Pantauan Media, kegiatan penutupan Workshop Literasi Tingkat SMK Swakarsa Ruteng tersebut dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) dan dihadiri oleh Kepala SMK Swakarsa Ruteng, Tim MPC NTT, guru, serta beberapa perwakilan peserta didik. (Mario Djegho/RZ Kaka)         

Post a Comment

0 Comments