Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

SMKN 1 KEFAMENANU TERAPKAN VARIASI APLIKASI DALAM PEMBELAJARAN DARING


TTU, CAKRAWALANTT.COM –
Selama masa pandemi Covid-19 SMKN 1 Kefamenanu menerapkan berbagai aplikasi dalam pembelajaran secara daring. Hal ini diungkapkan Kepala SMKN 1 Kefamenanu, Dra. Yohana G. Kapitan, Selasa (02/03/2021).

 

“Terkait dengan masa pembelajaran selama covid ini kita melakukannya secara daring dan aplikasi yang kami gunakan juga bervariasi. Semula kami menggunakan Google Form tapi tidak terlalu kembang akhirnya kami ubah menggunakan Google Class Room namun tidak terlalu berkembang tetapi kami juga menggunakan Whatsapp Group per kelas. Lalu untuk kehadiran siswa/i, anak-anak diberikan soal melalui Whatsapp Group dan mereka mengatakan siap untuk hadir dan mereka mengerjakan soal-soal yang diberikan dan minggu depan dikumpul kembali,” ungkapnya.

 

Dijelaskannya, sejak awal saat pandemi covid-19 pihaknya mengacu pada surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, dengan menerapkan sistem silang. Dalam hal ini peserta didik Kelas X melaksanakan pembelajaran pada hari Rabu dan Sabtu, kemudian Kelas XII pada hari Senin dan Kamis, sedangkan Kelas XI pada hari Selasa dan Jumat.

 

Untuk pembagian materi pelajaran, lanjutnya, disiapkan oleh para guru mata pelajaran dan ditanda tangani oleh guru-guru mata pelajaran yang bersangkutan dengan kepala sekolah. Ateri tersebut dikirim kepada peserta didik melalui Group Whatsapp.

 

“Siswa/i kami bukan hanya dari TTU saja tetapi dari semua kecamatan yang ada di Kabupaten TTU dan di luar dari Kabupaten TTU, ada yang dari Soe dan ada pun yang dari Kupang. Selain kita mengacu pada surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT kami juga mengacu pada surat edaran dari kabupaten karena kami TTU sudah masuk dalam zona merah, makanya pembelajaran siswa/i kita lakukan dari rumah,” urainya.

 

Ditanya soal kendala selama pembalajaran daring, ia mengungkapkan bahwa kendala yang ada yakni jaringan dan paket data. Masih cukup banyak peserta didik yang berasal dari keluarga sederhana yang kesulitan dalam menyediakan Handphone dan paket data yang memadai. Kendala lainnya adalah masih banyak peserta didik yang tidak tertib dalam pengumpulan tugas.

 

“Terkadang  ada siswa/i yang cepat mengumpulkan tugas dan ada pun yang mengumpulkan tugas melewati batas yang sudah ditentukan. Jadi, banyak guru yang kadang mengeluh bagaimana cara mengatasinya dan saya selalu menyampaikan kepada mereka selain Whatsapp Group yang kalian buat, terkadang kalian juga harus menggunakan kontak person dengan siswa/i yang bersangkutan. Namun bagaimana pun kendalanya masih bisa diatasi walaupun tidak berjalan dengan normal seperti pada saat tatap muka,” tuturnya.

 

Di akhir wawancara, Yohana Kapitan menuturkan soal persiapan ujian akhir peserta didik Kelas XII. Saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan untuk ujian sekolah (Uji Kompetensi Keahlian).

 

“Jadi untuk ujian sekolah ini bapak ibu guru sudah menyampaikan, sudah mengirim materi-materi sehingga disampaikan kepada mereka dan kami akan lakukan pada pertengahan Maret ini. Kami akan melakukan ujian PTS bagi Kelas X dan Kelas XI, Try Out akan dilakukan bagi kelas XII untuk persiapan ujian sekolah pada tanggal 12 April. SMKN 1 Kefa akan mengadakan ujian sekolah secara serentak di tanggal 13 April sampai dengan 24 April dan ujian diadakan secara daring,” pungkasnya.

 

Berita: Kiki Amin

Foto: Dokumentasi Redaksi

Editor: R. Fahik/red 

Post a Comment

0 Comments