Latest News

Wednesday, 26 August 2020

GURU DAN PENGAWAS PAK ADALAH PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN PROFESIONAL

 


TTS, CAKRAWALANTT.COM – Guru dan Pengawas Pendidikan Agama Katolik (PAK) adalah pendidik dan tenaga kependidikan profesional dalam bidang Agama Katolik. Guru dan pengawas memegang peranan penting dan strategis untuk meningkatkan mutu Pendidikan Agama Katolik di sekolah. Dalam mewujudkan perannya guru dan pengawas melaksanakan tugas berpedoman pada peraturan perundangan yang berlaku dan memaknai tugas profetis yaitu melaksanakan tugas sebagai panggilan dari Tuhan sendiri.

 

Demikian dikatakan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur, Drs. Sarman Marselinus, ketika membuka kegiatan Pembinaan Kompetensi Guru dan Pengawas Pendidikan Agama Katolik Tingkat Menengah se-Daratan Timor di Blessing Hotel, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Selasa (25/8/2020).

 

“Guru Pendidikan Agama Katolik adalah pendidik yang profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, memberi teladan, menilai dan mengevaluasi peserta didik. Selain itu saya sebagai Kepala Kantor Kemenag NTT menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Kantor Agama Kabupaten TTS dan jajaran bersama tim atas sambutan yang luar biasa. Saya juga memaknai ini sebagai doa restu agar dapat melaksanakan kegiatan ini hingga berakhir dengan baik. Saya juga mengharapkan agar kegiatan yang terlaksana ini dapat mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan mencuci tangan secara teratur karena covid ini belum berakhir,” ungkapnya.

 

Sementara Kepala Kantor Kemenag TTS, Agus Nggiku, mengungkapkan rasa haru atas terpilihnya TTS menjadi tuan rumah untuk kegiatan tersebut. Kabupaten TTS, jelasnya, memiliki 32 kecamatan dan baru 10 kecamatan yang ia kunjungi sehingga dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengunjungi semua kecamatan.

 

Sementara itu Sekretaris Panitia Kegiatan, Margareta de Cortona Raki, S.E., menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman tentang kebijakan teknis pembinaan kompetensi guru dan pengawas Pendidikan Agama Katolik pada Kanwil Kemenag Provinsi NTT, meningkatkan dan memperkuat kompetensi pedagogik guru dan pengawas PAK dalam mengelola pembelajaran pada masa Covid-19, meningkatkan wawasan dan pemahaman tentang program prioritas Menteri Agama RI pada bidang pendidikan tahun 2020 dan implementasinya pada Kemenag Provinsi NTT.

 

Peserta dalam kegiatan ini adalah guru dan pengawas dari Kabupaten TTS, TTU, Kupang, Belu dan Malaka berjumlah 45 peserta yakni 28 guru, 10 orang pengawas, 5 orang kasi dan staf bidang pendakat dan 2 orang kasi dan staf Bimas Katolik TTS. Metode yang digunakan yakni, ceramah, tanya jawab/diskusi, kerja kelompok dan kerja sama narasumber dalam penyusunan RPP.

 

Secara terpisah Don Ferdinand, Kepala Seksi Bimas Katolik Kabupaten TTS sekaligus moderator kegiatan mengatakan bahwa yang menjadi narasumber kegiatan ini adalah mereka yang berkompeten di bidangnya masing-masing yakni, Drs. Sarman Marselinus, Drs. Lodovikus Lena, Agus Nggiku, S.Pd., M.M., RD. Benyamin Seran, dan Andreas Bria Nahak.

 

Yos Rusae, salah satu peserta dari Kabupaten TTU mengungkapkan kegembiraannya karena dengan kegiatan seperti ini ia bersama rekan-rekan peserta lainnya dapat mengetahui hal-hal yang belum diketahui.

 

Kegiatan ini dilaksanakan di bawah tema “Menjadi guru/pengawas Pendidikan Agama Katolik yang Berkualitas di Tengah Covid-19”. Kegiatan berlangsung selama tiga hari yakni Selasa (25/8) hingga Kamis (27/8/2020). (Albert Baunsele_Kontributor/red)

 

 

comments

No comments:

Post a comment