Latest News

Saturday, 7 March 2020

DINAS PK TTS GELAR WORKSHOP PENINGKATAN KOMPETENSI DAN KUALITAS PENYELENGGARAAN US


TTS, CAKRAWALANTT.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Kabupaten TTS menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi dan Kualitas Penyelenggaraan Ujian Sekolah (US) Melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) Jenjang Sekolah Dasar (SD) Tingkat Kabupaten TTS Tahun Pelajaran 2019/2020. Kegiatan tersebut berlangsung di Soe, Rabu (4/3) hingga Sabtu (7/3/2020) dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas PK Kabupaten TTS, Drs. Seperius Edison Sipa, M.Si.

Dalam arahannya, Edison Sipa, mengungkapkan, berdasarkan kebijakan Menteri Pendidikan bahwa Ujian Sekolah (US) dikembalikan kepada sekolah baik itu SD, SMP, SMA dan SMK, maka pada tahun 2020 ini ujian sekolah dikembalikan kepada sekolah untuk melakukan ujian sendiri termasuk dalam penyusunan soal. Oleh karena itu, jelasnya dinas mengambil langkah untuk menyiapkan para guru sehingga nantinya dapat menyusun soal-soal yang berkualitas.

“Kebijakan kita adalah bahwa soal ini kita harus dihasilkan oleh masing-masing sekolah tetapi dia terpusat dan hari ini kita hadir bersama-sama di sini untuk bagaimana bisa menyusun soal yang baik dan benar. Kita harapkan bahwa teman-teman yang hadir di sini akan menjadi narasumber di tingkat gugus, yaitu di tingkat kecamatan untuk menghasilkan soal yang berbasis HOTS,” ungkapnya.

Terkait penggandaan soal, dirinya menegaskan bahwa tidak akan ada intervensi dari dinas, hal tersebut itu tergantung pada kesepakatan bersama para guru, maunya seperti apa tinggal melaksanakannya sesuai hasil kesepakatan. Dengan demikian dari sisi penyusunan soal dilakukan bersama, juga kerahasiaannya dapat terjamin.

“Saya mengajak semua peserta untuk dapat mengikuti kegiatan dengan baik agar dapat menguatkan kembali teman-teman pada saat di tingkat gugus nantinya dalam menghasilkan soal-soal yang berbobot,” pintanya.

Sementara itu dalam laporannya, Ketua Panitia, Johnis D.P. Boru, mengatakan, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan tuntutan profesionalitas guru, maka sudah menjadi keharusan bagi setiap guru untuk berinovasi dalam menjalankan profesinya. Guru tidak hanya sekadar mengajar di depan kelas atau mengajar olahraga di lapangan.

“Guru harus mampu menimba lebih banyak ilmu, mengembangkan metode pembelajaran bahkan harus mampu melakukan penelitian-penelitian demi meningkatkan profesinya sebagai guru, minimal melakukan penelitian tindakan kelas dari apa yang selama ini dilakukan dalam kegiatan belajar mengajar, untuk selanjutnya melakukan evaluasi  atas capaian akademik  siswa di sekolah, membuat daftar nilai, menyusun format penilaian, menyusun berkas nilai dan pekerjaan lainnya,” jelasnya. (Lenzho/red)

comments

No comments:

Post a comment