Latest News

Monday, 24 February 2020

PEMBELAJARAN PILAR KEBANGSAAN HARUS DITANAMKAN SEJAK DINI


TTU, CAKRAWALANTT.COM – Pembelajaran tentang pilar kebangsaan harus ditanamkan kepada generasi muda sejak dini. Anak-anak sebagai generasi penerus bangsa dan negara terutama di tingkat daerah suatu ketika berperan memajukan bangsa. Wajib hukumnya pembelajaran tentang pilar-pilar kebangsaan terus diajarkan semua pihak terutama para pelaku pendidikan. Empat pilar bangsa tersebut yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal ini disampaikan Anggota DPR RI asal NTT, Kristiana Muki, S.Pd., M.Si., pekan lalu dalam Sosialisasi 4 Konsensus Dasar Pilar Kebangsaan di Desa Fafinesu B, Kecamatan Insana, Kabupaten TTU. Dijelaskannya, mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn), memiliki misi sebagai pendidikan nilai dan moral, penyadaran akan norma dan konstitusi UUD 1945, pengembangan komitmen terhadap NKRI dan penghayatan terhadap filosofi Bhineka Tunggal Ika.

Karena itu, ungkapnya, generasi muda TTU sebagai penggerak pembangunan harus menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air yang dijiwai oleh nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, semangat Bhineka Tunggal Ika dan komitmen terhadap NKRI. Perubahan besar di era digital sekarang tidak berarti berdampak pada generasi bangsa, dasar dan falsafah negara yang diyakini kebenarnya harus terus terpatri dalam setiap insan masyarakat NKRI.  

“Berakhlak dan berbudi pekerti luhur sesuai doktrin empat pilar kebangsaan sudah tertanam dalam setiap kita. Orang tua dan para insan pendidik di tingkat dasar dan menengah harus mengimplementasikan nilai-nilai yang tertuang dalam empat pilar kabangsaan tadi kepada generasi muda. Itu artinya kita turut serta menjaga, memahami dan mengimplementasikan hal-hal positif pada anak-anak. Teknologi boleh berkembang akan tetapi nilai-nilai dasar dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar  harus kita junjung tinggi sesuai semboyan Bhineka Tunggal Ika menuju NKRI yang maju, bermartabat dan berdaya saing secara sehat,” tegasnya.

Dirinya menambahkan, kemajuan jaman dewasa ini membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak sudah dimanja dengan hand phone. Jika tidak diawasi secara baik, masa depan meraka akan hancur. Diharapkan adanya penguatan kapasitas kepada seluruh elemen bangsa serta kerja sama yang baik untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak-anak.

Pantauan media, kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri ratusan anggota masyarakat dan sejumlah anggota DPRD antara lain Oktofianus Sasi, Paulus Naibesi, Arnoldus Rusae, dan camat Fafinesu Melkhianus Gawu. Kristiana Muki sendiri didampingi Ketua DPD Partai Nasdem TTU, Tasi Yosef, S.Sos., dan Anggota Komisi V DPRD NTT, Dolvianus Kolo. (Gervas Salu/red)


comments

No comments:

Post a comment