Latest News

Friday, 1 February 2019

459 Mahasiswa STAKN Kupang Siap Terjun PPL di 70 Sekolah

Jumat (1/2/2019), bertempat di halaman kampus Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Kupang yang beralamat di Jln. Cak Doko No.76, Kampung Baru, Kota Kupang. Ketua bersama dosen dan para mahasiswa menggelar syukuran pelepasan mahasiswa yang akan melaksanakan kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) di  70 sekolah yang ada di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Ketua STAKN Kupang, Harun Y. Natonis, S.Pd., M.Si. yang ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa PPL ini merupakan salah satu mata kuliah yang wajib diikuti oleh semua mahasiswa calon guru. Ini dilaksanakan  sebagaimana biasanya yakni untuk mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh di kampus guna mempraktekkan di sekolah. 

Lebih lanjut Natonis mengatakan, dalam pelaksanaan kegiatan PPL ini ada dua tokoh yang berperan penting dalam membimbing para mahasiswa tersebut yaitu guru pamong dan Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Dirinya berharap agar semua mahasiswa tersebut dapat mengaplikasikan teori yang telah diperoleh di kampus agar dapat melakukan tugas mulia  itu dengan baik. Para mahasiswa yang diterjunkan untuk melakukan kegiatan PPL ini telah dibekali dengan metode, strategi, media, serta bahan ajar yang sudah dipelajari.  



Kegiatan PPL ini dimaksud agar setelah tamat kuliah, para mahasiswa sudah memiliki pengalaman dan dapat mengajar dengan baik saat berada di sekolah. Para mahasiswa dituntut untuk meningkatkan lagi apa yang sudah mereka peroleh. Selain mahasiswa memiliki pengalaman mengajar, para mahasiswa juga dapat bersosialisasi tentang keberadaan STAKN itu sendiri. Mereka dapat berbagi mengenai visi dan misi STAKN dan banyak hal lainnya.

Natonis juga menghimbau kepada mahasiswanya untuk ikut mendukung program Pemerintah Kota maupun Pemprov tentang lingkungan yang bersih dan hijau.

“Saya mengingatkan kepada para mahasiswa untuk turut mensosialisasikan dan juga dapat memberi contoh terutama terkait kebersihan lingkungan,” kata Natonis. 

Natonis mengingatkan para mahasiswa agar menjaga keharmonisan dan rasa persaudaraan baik antara dosen dan mahasiswa, pegawai dan mahasiswa, pegawai dan dosen maupun pimpinan dengan seluruh yang ada.

“Hanya dengan kekompakan dan rasa persaudaraan itulah kita bisa buat sesuatu yang lebih besar, sebab banyak perguruan tinggi yang hancur karena adanya kepentingan di dalam. Oleh karenanya kita harus punya komitmen bersama untuk menjadikan STAKN Kupang sebagai kampus yang berkualitas dan berdaya saing,” ajak Natonis.



Lebih lanjut, Natonis mengatakan bahwa para mahasiswa yang turun ke sekolah bukan untuk mengajar saja tetapi mereka dapat belajar dan menimba pengalaman dari kepala sekolah dan para guru senior yang ada di sekolah. Kurang lebih tiga tahun belajar di kampus dan dengan adanya kegiatan PPL ini mereka dapat belajar dengan masyarakat yang ada di sekolah.

“Saya meminta  agar para guru pamong yang ada di sekolah dapat menerima dan membimbing mereka sebagai adik-adik karena yang paling penting adalah mereka datang untuk belajar dan mereka juga bersedia untuk dibimning oleh para guru pamong yang ada. Secara teori mereka bisa tetapi praktek belum tentu sempurna. Maka dengan itu, saya berharap agar para guru pamong dan kepala sekolah serta siswa yang ada untuk mendukung mereka,” pinta Natonis.

Sementara itu, Ketua Panitia PPL,  Jerince I. Ginalia Foeh, S.Pd.  mengatakan bahwa jumlah mahasiswa yang mengikuti kegitan PPL  sebanyak 459 Mahasiswa yang terdiri dari 3 Program studi. Para peserta terdiri dari Program Studi Pendidikan Agama Kristen sebanyak 413 orang, Program studi Musik Gereja 19 orang, dan Program Studi Pastoral Konseling  27 orang. Mereka akan ditempatkan di 70 sekolah yakni 50 sekolah di Kota Kupang dan 20 sekolah di Kabupaten Kupang. Para mahasiswa akan melakukan praktek mengajar di jenjang  SD, SMP, SMA, dan juga SMTK baik swasta maupun negeri.

Jerince mengatakan, PPL ini akan dimulai pada tanggal 6 Februari 2019 hingga tangggal 6 Mei 2019. Ia berharap agar kegiatan PPL pada tahun ini dapat berjalan dengan baik dan para mahasiswa dapat melakukan praktek mengajar dengan baik.

“Para mahasiswa yang melakukan PPL ini semuanya rata-rata semester VII. Oleh karena itu, mereka bukan saja mentransfer ilmu tetapI lebih dari itu mereka dapat belajar juga di sekolah tempat berkegiatan PPL. Semoga berjalan baik,” harap Jerince. (LA/RZ)




comments

No comments:

Post a Comment