Latest News

Friday, 25 May 2018

Saleha Wongso: Kerja Sama, Kerja Keras, dan Saling Berkoordinasi Adalah Kunci - Bimtek Dana BOS


TTS, CakrawalaNTT.com – Bertempat di Aula SMK Negeri 2 Soe, diadakanlah Bimtek Dana BOS yang diinisiasi oleh UPT Wilayah I Provinsi NTT. Kegiatan positif ini diadakan selama dua hari, Jumat - Sabtu (25-26/5).

Drs. Bernadus Naatonis saat menyampaikan laporan panitia
Bimtek yang dihadiri oleh 183 peserta ini diawali dengan laporan panitia kegiatan. Ketua MKKS SMK Kabupaten TTS, Drs. Bernadus Naatonis menyampaikan laporan panitia kegiatan mengenai pendanaan dan tujuan kegiatan ini.

“Pendanaan kegiatan ini bersumber dari sumbangan setiap sekolah peserta. Jumlah sumbangan dari setiap sekolah peserta kegiatan adalah sebesar Rp.500.000,-. Hal ini diperuntukkan demi kebutuhan honor narasumber dan konsumsi selama dua hari ini. Tujuan kegiatan Bimtek ini adalah untuk memberikan bimbingan teknis bagi para peserta dalam rangka pengelolaan dana BOS dan menginventarisir barang-barang yang berasal dari dana BOS,” jelas Bernadus.

Koordinator Pengawas SMA/SMK Kabupaten TTS, Drs. Matias Neolaka, M.Pd. bersyukur atas terselenggaranya Bimtek dana BOS ini. Ia menyambut baik kehadiran para narasumber dan peserta kegiatan. Matias berterima kasih kepada Kepala UPT Wilayah I Dinas Pendidikan Provinsi NTT yang telah berinisiatif untuk mengadakan kegiatan Bimtek ini dan mendatangkan para narasumber.

Menurut Matias, selama ini para pengurus pengelolaan dana BOS SMA/SMK di Kabupaten TTS telah mengikuti petunjuk teknis penggunaan dana BOS yang ada, namun ada hal yang perlu didalami. Oleh karena itu ia berharap agar melalui kegiatan ini semua yang terkait dengan pengelolaan dana BOS dapat semakin dipahami dan dimengerti oleh para pengelola.

Kepala UPT Wilayah I Provinsi NTT, Saleha Wongso, S.E. dalam sambutannya membuka kegiatan bimtek ini, bersyukur pada Tuhan serta mengapresiasi semangat para peserta kegiatan.

Suasana kegiatan bimtek
Saleha menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan perwujudan dari kebersamaan mereka selama satu tahun lima bulan sejak peralihan SMA/SMK ke provinsi. Kegiatannya ini adalah suatu keuntungan yang bukan untuk dirinya dan timnya melainkan untuk para peserta terutama untuk satuan pendidikan masing-masing peserta.

“Kurang lebih satu tahun lima bulan kita bersama dengan adanya peralihan ini. Baru satu tahun lima bulan namun dampaknya sudah mulai nampak, salah satunya adalah kebersamaan kita. Perwujudan dari kebersamaan kita adalah hari ini, kita semua berkumpul di sini dan melaksanakan suatu kegiatan yang keuntungannya diperuntukkan bukan bagi kami namun bagi bapak ibu sekalian. Keuntungannya terutama untuk satuan pendidikan bapak ibu sekalian,” kata Saleha.

Saleha menyatakan bahwa kegiatan semacam  ini telah diadakan di Kabupaten Kupang (22-23/5) dan kegiatan ini bukanlah sekadar sosialisasi semata melainkan sebuah bimtek di mana para peserta tidak hanya memperoleh materinya saja melainkan langsung mempraktekkan cara kerjanya.

Saleha Wongso, S.E. membuka kegiatan
Ia berharap agar semua kepala sekolah hadir sehingga kerjasama antara kepsek dan bendahara lebih baik, sesuai dengan apa yang akan diperoleh dalam kegiatan ini.

“Saya sebenarnya menginginkan kehadiran semua kepala sekolah agar segala rentetan tahap pengerjaannya dapat dimengerti juga oleh para kepala sekolah dan tidak hanya oleh para bendaharanya,” jelas Saleha.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini jangan dilewati saja. Ini merupakan kesempatan yang baik agar semua bisa memahami dan mampu mengerjakan pengelolaan dana BOS sesuai harapan.

Pada kesempatan yang sama, Ia berterima kasih kepada ketua MKKS dan semua pihak yang telah bekerja sama dengan baik sehingga kegiatan dapat berlangsung. Ia bangga dengan para kepala SMA/SMK di wilayahnya yang dengan cepat merespon ide-ide baik dari UPT. Baginya, kerja sama, kerja keras, dan saling berkoordinasi merupakan kunci agar segala hal baik dan bermanfaat dapat terwujud.

Mengenai tahun ajaran 2017/2018 yang akan berakhir dan menyambut tahun ajaran baru 2018/2019, Saleha berharap agar ada kesiapan di masing-masing satuan pendidikan untuk menyambut tahun ajaran yang baru. Misalnya, menghasilkan satu dokumen kurikulum dan pembuatan perangkat pembelajaran.

Terkait dengan adanya lomba guru, kepala sekolah, dan pengawas berprestasi, Saleha menilai positif hal tersebut dan sangat mendukungnya. Baginya, kegiatan-kegiatan tersebut merupakan usaha peningkatan kualitas guru, kepala sekolah, dan pengawas demi terwujudnya kemajuan di bidang pendidikan. Hal yang sama juga berlaku bagi semua kegiatan perlombaan yang diikuti oleh para peserta didik di sekolah.

Di akhir sambutannya, Saleha menekankan bahwa program BOS ini secara umum meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dan secara khusus membantu operasional sekolah atau satuan pendidikan. (Lenzho/Rezo)
comments

No comments:

Post a Comment