Latest News

Monday, 1 May 2017

BP2IP Sorong Sosialisasikan DIKLAT PELAUT: Panggilan untuk Taruna-Taruni dari Kota Karang



Kota Kupang, Cakrawala NTT - “Selama air laut belum kering, masa depan pelaut selalu ada,” ungkap Charles Nalle, perwakilan dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Sorong , saat ditemui Media Pendidikan Cakrawala NTT di sela-sela kegiatan sosialisasi yang tengah dilakukannya di Kota Kupang pada Kamis,27 April 2017. Kunjungan Charles dan rekannya Rijal S. Ft.Physio.,M.Kes.,M.Sc. dalam rangka memberikan informasi kepada khalayak mengenai Diklat Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2017 dan penerimaan peserta didik dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Sorong yang berada di bawah naungan Kementrian Perhubungan Republik Indonesia, khususnya Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan. Tim sosialisasi terdiri dari dua orang, dan merupakan bagian dari sebuah kepengurusan yang di dalamnya terdapat beberapa bagian, seperti Pengarah Komprehensif ;Kapten Heru Susanto MM (Kepala BP2IP Sorong), Pembina Pelaksana ; Kapten Dedi Kurniadi MM (Kepala Seksi Gardik), Pembina Operasional ; Bernard F.N. Laim, S.Psi.(Ka.Sie. Sarpradik) dan Pembina Pembiayaan :Hasan Sadili, S.Si.T. (Ka.Subag Tata Usaha) Tim berada di Kupang hingga Minggu,30 April 2017.  

“Kami datang untuk sosialisasi tentang Diklat Pemberdayaan dan penerimaan calon Taruna-Taruni untuk sekolah di BP2IP Sorong. Jadi intinya kami ingin memberikan informasi tentang Diklat Pemberdayaan yang sifatnya gratis. Diklat Pemberdayaan akan memberikan sejumlah sertifikat bagi para pesertanya yaitu sertifikat BST (Basic Safety Training), SAT (Security Awareness Training), AFF (Advanced Fire Fighting), dan buku pelaut,” Jelas Rijal.

Dalam kunjungan sosialisasi ini, tim dari BP2IP berencana untuk mengunjungi beberapa sekolah di Kota Kupang, terutama sekolah-sekolah menengah kejuruan yang berkonsentrasi pada bidang kelautan. “Pertama-tama kami meminta ijin di dinas Pendidikan untuk melakukan sosialisasi, dan dari sana kami langsung menuju ke sekolah-sekolah yang ditunjuk dari dinas Pendidikan. Kami beruntung karena berkesempatan untuk bisa hadir dalam acara “Pendidikan dan Pelatihan Program Sertifikasi Keahlian dan Sertifikasi Pendidik (Keahlian Ganda) Bagi Guru SMA/SMK (In Service Learning)” yang diadakan di SMKN 1 Kupang. Ini momen yang tepat karena kami bisa bertemu dengan hampir semua perwakilan SMK di Kota Kupang,” tutur Charles.

Selain berbicara tentang Diklat Pemberdayaan yang bersifat terbuka untuk umum, tim dari BP2IP Sorong juga memberi himbauan tentang pembukaan pendaftaran untuk dua jenis pendidikan, yaitu yang pertama; Diklat Pelaut Tingkat III (DP-III), Pembentukan Bidang Keahlian Nautika untuk Ahli Nautika Tingkat-III (ANT-III) dan Bidang Keahlian Teknika untuk Ahli Teknika Tingkat-III (ATT-III). Sedangkan yang kedua ; Diklat Pelaut Tingkat IV (DP-IV) Pembentukan untuk Ahli Nautika Tingkat-IV (ANT-IV) dan Ahli Teknika Tingkat-IV (ATT-IV). Untuk kedua Diklat tersebut, BP2IP Sorong mengharapkan bagi para lulusan SMA (Jurusan IPA) dan SMK (Jurusan Pelayaran,Mesin,Listrik,Elektronik, dan Mekatronika) yang berminat untuk dapat mendaftar. 
Jadwal pelaksanaan penerimaan diagendakan dalam beberapa gelombang yang sudah dimulai sejak bulan Februari tahun ini. Dalam rentang waktu kini, peminat dapat mencoba pada Gelombang 4 : 15 Mei-31 Mei, Gelombang 5 : 5 Juni-20 Juni, Gelombang 6 :17 Juni-1 Agustus, Gelombang 7 : 14 Agustus-30 Agustus, Gelombang 8: 11 September- 27 September, dan Gelombang 9 : 16 Oktober-31 Oktober. Adapun jadwal ini bersifat terbuka untuk mengalami penyesuaian. Informasi yang lebih lengkap dapat diperoleh di BP2IP Sorong Jalan Tanjung Saoka No.1 – Kelurahan Saoka-Sorong-Papua Barat. Telepon-SMS-Whassap : 082397389889, E-mail: diklatbp2ipsorong@gmail.com,  Facebook: BP2IP SORONG.    
Beberapa Sekolah yang  dikunjungi tim sosialisasi adalah SMKN7 Pelayaran, SMK Pelayaran Kupang di Lasiana, SUPM (Sekolah Usaha Perikanan Menengah) Bolok, dan Politeknik Perikanan dan Kelautan Kupang di Bolok. “Lembaga pendidikan sejenis BP2IP ini terdapat di beberapa tempat lain di Indonesia selain di Sorong, yaitu Aceh, Padang, Manado, Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Makassar. Lulusan diarahkan untuk bekerja di kapal-kapal niaga dengan tipe di atas 500 GT (berat total),tutur Charles. 

Tim berharap sosialisasi ini akan menjawab keinginan dari pemuda-pemudi di kota Kupang yang berminat membangun masa depan lewat bekerja di bidang kelautan. Tim sosialisasi juga berkesempatan untuk bertemu dengan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Ricard Djami, yang menyambut baik kedatangan mereka. 

Charles dan taruni, serta tim pengajar, pelaut dari SMKN 7 turut berbagi pengalaman dalam siaran radio “Cakrawala Budaya” pada Sabtu, 29 April 2017  yang merupakan kerja sama Media Pendidikan Cakrawala NTT dan RRI Pro Dua Kupang-LPP RRI Kupang. Dalam siaran yang rutin diadakan pada hari sabtu di minggu kedua dan keempat setiap bulan ini, para narasumber berbagi pengalaman mereka tentang prospek untuk bekerja di bidang kelautan yang tentunya cukup menjanjikan. (Armando)
comments

No comments:

Post a comment