Latest News

Tuesday, 25 October 2016

MPC NTT Kembali Sambangi SMPN 2 Adonara Timur

Flores Timur, Cakrawala NTT
Media Pendidikan Cakrawala (MPC) NTT kembali menyambangi sekolah-sekolah binaan di Kabupaten Flores Timur. Senin (24/10) hingga Selasa (25/10) tim MPC NTT mengunjungi SMPN 2 Adonara Timur, Witihama. Senyum ceria, terpancar dari raut wajah siswa dan guru menyambut awak MPC NTT saat memasuki gerbang sekolah. Pagi itu cerah secerah hati keluarga besar SMPN 2 Adonara Timur, satu - satunya sekolah binaan MPC NTT tingkat SMP di Pulau Adonara.
Kegiatan pelatihan Jurnalistik dan Penulisan Karya Ilmiah di aula sekolah ini melibatkan 70 siswa dan kurang lebih 24 guru. Ketua Panitia, Arnoldus Ola Aman, dalam laporannya mengatakan, kegiatan pelatihan karya ilmiah berdasarkan Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negera (Permenpan) 16 Nomor 2009 yang mengharuskan guru yang hendak naik pangkat harus bisa menulis dan mempublikasikan tulisan.
"Pelatihan ini didasari pada regulasi Permenpan 16 tahun 2009 yang mengharuskan guru untuk menulis. Tujuan kegiatan ini diharapkan untuk meningkatkan kemampuan guru dan siswa juga meningkatkan mutu sekolah,” kata Arnoldus.

Sementara itu Pemimpin Umum MPC NTT, Gusty Rikarno, S.Fil., dalam sambutannya mengatakan, menulis bukan hanya mengekalkan yang fana tetapi menghidupkan yang mati.
"Masa depan adik - adik ditentukan dari hari ini dan sekarang. Kapan kita mulai menulis? Kita menulis mulai dari diri sendiri. Mari bersama membangun budaya literasi, menyongsong generasi Emas NTT. NTT ini kaya. NTT, "Negeri Tanah Terjanji" tapi kita kalah dalam berkompetensi. NTT hebat, Indonesia jaya. Menulis adalah cara mengungkapkan perasaan kita.Teruslah menulis dan sampai adik-adik bernafas dengan kata-kata,” kata Gusty.
Kepala SMPN 2 Adonara Timur, Silvester Sina Wuan, dalam sambutan ketika membuka kegiatan, mengatakan, kurikulum sekolah tidak saja menekankan peningkatan kemampuan Kognitif (pengetahuan) melainkan juga dua kemampuan lain yaitu psikimitorik (keterampilan) dan afektif (sikap).

"Kurikulum sekolah tidak saja menekankan kemampuan kognitif namun juga kemampuan psikomotorik dan afektif. Anak - anak memiliki kemampuan, dan lembaga siap dan terus memberi ruang untuk meningkatkan minat dan bakat untuk menulis. Kita juga terus mendorong siswa untuk terus menggiatkan aktivitas membaca. Ini kegiatan akbar. Gunakan kesempatan ini dengan baik,dengan menulis, kita kuat menjadi kuat dan besar, dan kita membuat dari hal - hal kecil hari ini. Jangan pernah berhenti bertanya. Jangan berhenti menulis," tegasnya. (Maxi Masan Kian)





comments

No comments:

Post a Comment