Latest News

Thursday, 28 July 2016

MAJALAH MASUK KELAS

Oelamasi,Cakrawala NTT

Andreas Poetting, S.Pd
Berbagai upaya dilakukan oleh para pemimpin sekolah untuk menghidupkan budaya literasi di sekolah, mulai dari pengadaan buku-buku bacaan hingga rehabilitasi gedung perpustakaan sekolah. Hal tersebut dilakukan sesuai dengan kondisi serta keadaan sekolah.  

SMAN 1 Kupang Timur, Kabupaten Kupang memiliki cara unik untuk menghidupkan budaya literasi. Sekolah yang saat ini telah memiliki ratusan majalah Pendidikan Cakrawala NTT berkat langganan dan MOU yang telah disepakati bersama antara pihak sekolah dan Pihak Media Pendidikan Cakrawala NTT mempersiapkan satu tempat khusus di setiap ruangan kelas sebagai tempat penyimpanan majalah tersebut. Tujuannya ialah agar para siswa dapat menggunakan waktu yang ada untuk membaca majalah tanpa harus ke luar ruangan kelas.

“Dari ratusan Majalah yang telah kami miliki akan kami desain untuk disimpan di setiap kelas agar sebelum KBM dimulai siswa wajib membaca majalah tersebut,” ungkap Kepala SMAN 1 Kupang Timur, Andreas Poetting, S.Pd di sela-sela aksi Tanam Paksa, Paksa Tanam depan halaman sekolah,  Kamis, 28/07/2016. 

Menurut Poetting, majalah Cakrawala NTT merupakan sumber inspirasi bagi siswa maupun guru untuk menulis, sebab di dalamnya dimuat tulisan seperti karya ilmiah guru, puisi, cerpen atau pun opini para siswa. “Kami sangat berterimakasih kepada Cakrawala NTT yang telah membantu kami,” tuturnya.

Inri Loinati, salah satu siswa SMAN 1 Kupang Timur berkata, “Saya sebagai siswa  sangat mengapresiasi Kepala sekolah serta pihak SMAN 1 Kupang Timur karena telah berjuang untuk menghidupkan budaya literasi ini.” Ia menambahkan bahwa dirinya dan teman-temannya akan terus membaca, sehingga hasil bacaan tersebut dapat dituangkan dalam bentuk tulisan. (Yupiter Loinati)
comments

No comments:

Post a comment