![]() |
| Pose bersama. |
TTS, CAKRAWALANTT.COM - Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Program Kuliah
Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gerakan NTT Tuntas Stunting dan Kemiskinan Ekstrem (Gentaskin) Desa Netpala menggelar
kegiatan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBPR) serta pengenalan QRIS
dan perlindungan konsumen bagi murid SMTK Benfomeni Kapan, Kabupaten Timor
Tengah Selatan (TTS), Senin (27/7/2026).
Kegiatan diawali dengan perkenalan dan sambutan dari
Kepala SMTK Benfomeni Kapan, Markus Oematan. Dalam arahan awalnya, Markus
mengajak para murid untuk menyimak materi dengan baik sebab sangat bermanfaat
ketika mengelola keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, edukasi ini
bisa mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui pengelolaan keuangan yang
baik.
Materi terkait CBPR disampaikan oleh Yopatra Suesama
Seubelan dari Program Studi Farmasi, Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang.
Sementara itu, materi terkait pengenalan QRIS dan perlindungan konsumen
disampaikan oleh Paulus Serapinus Sebho dari Program Studi Administrasi Publik,
Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang.
Guna menciptakan suasana yang lebih santai dan
menarik, para mahasiswa juga mengadakan berbagai ice breaking kreatif yang membuat peserta menjadi lebih aktif dan
antusias mengikuti kegiatan. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan
dengan sesi diskusi. Para peserta terlihat sangat antusias dan aktif memberikan
berbagai pertanyaan kristis terkait materi yang telah disampaikan.
Selain materi terkait CBPR serta pengenalan QRIS dan
perlindungan konsumen, pihak sekolah juga memberikan kesempatan bagi para
mahasiswa untuk memberikan edukasi terkait peningkatan kualitas pendidikan,
khususnya bidang literasi. Pada prinsipnya, pihak sekolah sangat terbuka dan
mendukung kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi para murid.
Untuk diketahui, kegiatan sosialisasi tersebut digelar
di Aula SMTK Benfomeni Kapan dan diikuti oleh 252 murid yang turut didampingi
oleh para guru. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 09.00 Wita hingga 12.30
Wita ini didukung oleh delapan belas mahasiswa yang berasal dari beberapa
perguruan tinggi, yakni Unwira Kupang, UCB Kupang, Universitas Nusa Cendana,
Stikom Uyelindo Kupang, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Stikes
Maranatha Kupang, dan Institut Pendidikan Soe. (Paulus Serapinus Sebho/MDj/red)






0 Comments