Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UNWIRA KUPANG

Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Undana Gelar Kunjungan Belajar ke Redaksi MPC NTT, Perdalam Pemahaman terkait Kerja Jurnalistik

Pose bersama para mahasiswa.


Kupang, CAKRAWALANTT.COM - Kelompok mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, Universitas Nusa Cendana (Undana), menggelar kunjungan belajar ke Redaksi Media Pendidikan Cakrawala (MPC) NTT di Desa Noelbaki, Kabupaten Kupang, Rabu (1/4/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pendalaman bidang jurnalistik, khususnya pada Mata Kuliah “Etika dan Hukum Media Massa”. Hal ini dapat menciptakan keseimbangan antara penguatan teoritis dan pendalaman praktik melalui studi lapangan.

 

Kunjungan mahasiswa tersebut diterima langsung oleh Pemimpin Redaksi MPC NTT, Mario Djegho, didampingi Pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Rumah Literasi Cakrawala NTT, Ryan Boimau. Pada kesempatan tersebut, para mahasiswa dan staf redaksi saling berdiskusi terkait kerja-kerja jurnalistik.    

 

Salah satu mahasiswa, Gracia N. de Chantal Mure, mengatakan, kunjungan belajar tersebut bertujuan untuk membuka pemahaman mahasiswa tentang penerapan etika dan hukum media massa dalam kehidupan nyata, khususnya dalam kerja-kerja jurnalistik. Melalui ruang diskusi langsung dengan praktisi media, ungkapnya, mahasiswa bisa memahami aturan, etika, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi bagi masyarakat.

 

“Kunjungan belajar dan diskusi ini bisa menambah pengetahuan dan pemahaman kami terkait kerja-kerja jurnalistik secara nyata,” ungkap mahasiswa konsentrasi jurnalistik ini.

 

Sementara itu, Mario menyampaikan apresiasi atas kunjungan belajar ke Redaksi MPC NTT. Ia mengatakan, sebagai media massa yang berfokus dalam ruang lingkup pendidikan, MPC NTT selalu mengedepankan integritas, kualitas, dan efektivitas dalam menjalankan kerja-kerja jurnalistik. Ketiga aspek ini, sambungnya, merupakan implementasi dari etika dan hukum media.

 

Mario menambahkan, ketiga aspek tersebut turut berpengaruh terhadap perkembangan sumber daya manusia di kalangan wartawan/kontributor MPC NTT. Misalnya, adanya peningkatan etos kerja, penguatan kualitas pribadi, hingga pencapaian sertifikasi sebagai wartawan profesional. Profesionalitas ini, tegas Mario, menjadi pijakan untuk menerapkan etika dan hukum media massa dalam kerja-kerja jurnalistik.

 

“Sebagai media pendidikan, kami tentu mengedepankan etika dan hukum media. Kami bekerja sesuai kode etik, aturan yang berlaku, serta arahan Dewan Pers. Intinya, kami bekerja secara profesional guna menghasilkan produk jurnalistik yang berkualitas dan mencerdaskan,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, mahasiswa lainnya turut menyampaikan apresiasi atas diskusi mendalam tersebut. Banyak hal yang bisa dipelajari, seperti level kompetensi wartawan, pandangan terkait eksistensi media cetak di era digital, hingga hal-hal teknis menyangkut proses jurnalistik.

 

“Kami bisa belajar banyak hal melalui studi lapangan. Sehingga, teori dalam pembelajaran bisa menjadi kompas dan praktik lapangan bisa menjadi pelengkap teori dalam pengalaman nyata,” pungkas salah satu mahasiswa. (MDj/red)      


Post a Comment

0 Comments