![]() |
| Dokumentasi kegiatan. |
Malaka, CAKRAWALANTT.COM - Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Welaus,
Kabupaten Malaka, Yanuarius K. N. Berek, terus mendorong peran Organisasi Siswa
Intra Sekolah (OSIS) sebagai wadah pendidikan demokrasi, terutama bagi murid.
Hal itu diutarakannya saat mengikuti proses pemilihan pengurus OSIS SMAN Welaus
yang baru, Sabtu (7/2/2026). Menurutnya, melalui proses pemilihan tersebut,
setiap murid bisa belajar tentang proses demokrasi.
“Kehadiran OSIS harus bisa menjadi wadah pendidikan
demokrasi,” ujarnya saat membuka acara.
Melalui pendidikan demokrasi, tambah Yanuarius, setiap
murid, khususnya para pengurus OSIS, bisa belajar menjadi pemimpin yang baik. Untuk
itu, Yanuarius berharap, setiap kepercayaan yang telah diberikan harus diemban
secara bertanggung jawab guna mewujudkan kehidupan demokrasi di lingkungan
sekolah. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya nilai persaudaraan.
Senada dengan itu, Ketua OSIS SMAN Welaus yang baru,
Pilipus Rinoldi Lopes, berkomitmen untuk meningkatkan kedisiplinan dan menjaga
persaudaraan di antara murid. Kedisiplinan dan persaudaraan, ujarnya, bisa
menjadi fondasi dalam membangun OSIS yang berkualitas.
“Kedisiplinan dan persaudaraan itu sangat penting,”
tukasnya.
Ia menambahkan, dengan kerja sama yang baik, pengurus
OSIS yang baru akan mendukung program-program sekolah. Selain itu, Pilipus akan
mendorong pendidikan demokrasi dan penguatan kepemimpinan di kalangan murid.
Sementara itu, Wakil Kepala SMAN Welaus Bidang Kesiswaan,
Agustinus Bau, mendukung terwujudnya OSIS sebagai wadah pendidikan demokrasi.
Para pengurus yang terpilih, ungkapnya, harus merancang dan mengorganisir
berbagai kegiatan sekolah yang berdampak bagi pengembangan potensi dan
penguatan karakter murid.
“Sebagai pengurus sekaligus pemimpin, mereka harus
mampu menciptakan dampak yang positif sekaligus mendukung terbentuknya
lingkungan sekolah yang lebih hidup dan dinamis,” tegasnya.
Ia berharap, ke depannya, OSIS SMAN Welaus bisa
mendukung terwujudnya murid yang berintegritas, berakhlak mulia, dan berpotensi
sehingga dapat menjadi penerus bangsa yang berkualitas. (Felix/MDj/red)


.jpg)




0 Comments