![]() |
| Para peserta didik dan guru pendamping dari SMAN 1 Borong berpose bersama. |
Manggarai Timur, CAKRAWALANTT.COM - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Borong,
Kabupaten Manggarai Timur, mengikuti Acara “Festival Lembah Sanpio” yang
digelar oleh Keuskupan Ruteng di Seminari Pius XII Kisol. Dalam festival ini,
SMAN 1 Borong sebagai Perwakilan Paroki St. Maria Assumpta Sita menampilkan Tradisi
Wagal Orang Manggarai dengan lantunan
lagu-lagu adat khas Manggarai yang sarat makna.
Tradisi Wagal merupakan
prosesi adat dalam perkawinan masyarakat Manggarai. Tradisi ini menjadi puncak
pengukuhan adat perkawinan terakhir yang menandakan penyerahan total dan sah dari
pihak perempuan kepada keluarga laki-laki. Hal ini dilakukan setelah melewati
pembayaran mahar (pe’ang tana agu one
mbaru).
Upacara tersebut mengukuhkan perkawinan secara sosial
dan hukum, sekaligus menjadi bentuk syukur dan ritual sakral yang menuntut
perempuan untuk meninggalkan tradisi asal sehingga sepenuhnya mengikuti adat
keluarga dari pihak laki-laki (suami).
Pada kesempatan tersebut, SMAN 1 Borong diwakili oleh
kelompok peserta didik kelas sepuluh dan sebelas di bawah pimpinan Damianus
Jehuru selaku guru pendamping. Damianus berharap, kesempatan tersebut bisa
menjadi pembelajaran yang baik bagi peserta didik dalam mengembangkan,
mempelajari, dan melestarikan tradisi masyarakat Manggarai.
“Semoga ini bisa menjadi pembelajaran bagi peserta
didik dan terima kasih atas dukungan semua pihak,” ungkap Ketua Dewan Paroki
St. Maria Assumpta Sita ini. (Roy
Joat/MDj/red)






0 Comments