Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UNWIRA KUPANG

Dua Peserta Didik SMAK St. Agustinus Langa Raih Prestasi Nasional di Ajang Seni Sastra Indonesia

Maria Elisabet Angelina Naru meraih juara pertama dalam penulisan cerita pendek tingkat nasional, sedangkan Frederika Aurelia Moi meraih juara harapan pertama dalam penulisan puisi tingkat nasional.


Ngada, CAKRAWALANTT.COM - Dua peserta didik dari Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) St. Agustinus Langa, Kabupaten Ngada, berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional. Kedua peserta didik tersebut, yakni Maria Elisabet Angelina Naru dan Frederika Aurelia Moi, meraih juara dalam lomba penulisan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Seni Sastra Indonesia Jakarta pada 13 Agustus 2025.

 

Maria Elisabet Angelina Naru meraih juara pertama dalam penulisan cerita pendek tingkat nasional, sedangkan Frederika Aurelia Moi meraih juara harapan pertama dalam penulisan puisi tingkat nasional. Pengumuman hasil perlombaan ini diperoleh secara resmi pada Selasa, 26 Agustus 2025, pukul 14.00 Wita.

 

Kepala SMAK St. Agustinus Langa, Sr. Antonia Pango, USS., menyampaikan apresiasi kepada dua peserta didik tersebut atas pencapaian yang telah diraih. Baginya, prestasi tersebut merupakan buah dari ketekunan, kerja keras, kerendahan hati, dan doa, baik dari kedua peserta didik maupun lingkungan sekolah.

 

“Kami patut berbangga dengan prestasi yang diraih oleh dua peserta didik dari sekolah ini,” ujarnya.



Ia mengungkapkan, meskipun bergerak dalam penuh keterbatasan, terutama dari segi fasilitas, kedua peserta didik tersebut tetap mampu meraih prestasi. Dengan semangat dan dedikasi, sambungnya, Maria dan Frederika mampu bersaing dan menunjukkan kualitas masing-masing di kancah nasional.

 

“Kami juga terharu dengan perjuangan mereka meskipun harus berjuang di tengah keterbatasan. Namun, mereka berhasil membuktikan bahwa mimpi yang besar bisa lahir dari hati yang sederhana, tetapi berapi-api,” tambah Sr. Antonia.



Sr. Antonia berharap, prestasi yang diraih oleh kedua peserta didik tersebut bisa menjadi model dan motivasi bagi peserta didik lain untuk melakukan hal serupa. Dengan begitu, setiap peserta didik bisa berkarya dan menjadi pena cahaya untuk banyak orang.

 

“Prestasi ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi dengan baik,” pungkasnya. (Takim Riung/MDj/red)          


Post a Comment

0 Comments