Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UNWIRA KUPANG

SMP Negeri 3 Maumere Gelar Workshop Lispena Bersama Rumah Literasi Cakrawala

 

Para peserta didik saat didampingi oleh salah satu Tim Formator.


Sikka, CAKRAWALANTT.COM - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Maumere, Kabupaten Sikka, menggelar kegiatan Workshop Literasi dan Seni Pementasan/Performing Arts (Lispena) bersama Yayasan Rumah Literasi Cakrawala selama 3 hari, yakni Senin-Rabu (2-4/10/2023).

 

Kegiatan yang melibatkan para peserta didik tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala SMP Negeri 3 Maumere, Plasidius Abdon, S.Pd., Senin (2/10/2023).  

 

Dalam sambutannya, Abdon mengungkapkan, kegiatan workshop lispena dinilai sangat penting, sebab dapat meningkatkan aspek literasi dan seni pada peserta didik. Pada beberapa kesempatan, sambungnya, para peserta didik berhasil meraih pencapaian yang luar biasa berkat kegiatan workshop literasi tersebut. Hal itu, ujarnya, bisa mendorong peningkatan mutu pendidikan.



“Kegiatan ini sangat penting karena sudah dipetik hasilnya pada kegiatan Pramuka tingkat kabupaten dan bahkan lolos ke tingkat provinsi sampai mendapatkan juara. Artinya, kita sudah merasakan manfaatnya secara langsung. Bahkan, tahun ini di bulan Juli kemarin, kita menjuarai Lomba Pidato dan Reporter (Wartawan) tingkat provinsi dan menjadi juara ketiga (umum). Untuk itu, saya merasa kegiatan ini sangat penting bagi peserta didik,” ungkap Abdon.   

 

Abdon menambahkan, pihaknya telah melaksanakan kegiatan serupa pada bulan Februari (2023) yang lalu. Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Rumah Literasi Cakrawala.  

 

Sementara itu, ketika dikonfirmasi oleh media ini, Direktur Yayasan Rumah Literasi Cakrawala, Gusty Rikarno, menuturkan, lispena merupakan salah satu program penguatan literasi dan pengembangan keterampilan pada bidang seni bagi kalangan peserta didik.



Para peserta didik, ujarnya, tidak hanya berkutat pada produk tekstual semata, tetapi juga diarahkan untuk mampu mengekspresikan diri beserta karya tulisnya di depan panggung pertunjukkan.

 

“Kita mendorong para peserta didik untuk mampu menggali dan menemukan potensinya melalui program lispena. Untuk itu, kita selalu melakukan asesmen dan pemetaan untuk mengetahui potensi dan minat setiap peserta didik, sehingga perlakuan yang diberikan bisa tepat sasaran serta menyentuh kebutuhan mereka,” pungkasnya.

 

Untuk diketahui, jumlah peserta dalam kegiatan workshop tersebut adalah sebanyak 50 orang. Selama 3 hari berjalan, para peserta didik akan didampingi oleh Tim Formator dari Rumah Literasi Cakrawala. (Mustakim/MDj/red)  


Post a Comment

0 Comments