Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

SMAN 2 CIBAL GELAR WORKSHOP LITERASI DAN PENULISAN KTI


Manggarai, CAKRAWALANTT.COM –
SMAN 2 Cibal menggelar workshop literasi dan penulisan karya tulis ilmiah (KTI) bagi guru dan peserta didik. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Linus Lusi, S.Pd., M.Pd, melalui rekaman video tersebut berlangsung secara tatap muka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes), Kamis (10/06/2021).

 

Dalam sambutannya, Linus sangat mengapresiasi para guru dan peserta didik yang sudah terlibat dan berpartisipasi aktif di dalam kegiatan workshop literasi dan penulisan KTI tersebut. lebih lanjut terangnya, peningkatan budaya literasi sangatlah penting sebagai sebuah jalan pulang menuju NTT bangkit dan sejahtera.

 

Menurutnya, salah satu mimpi besar yang harus ada dalam benak setiap pendidik adalah lahirnya generasi emas, generasi masa depan yang berkarakter, unggul dan handal di segala bidangnya serta berbudi pekerti. Oleh karena itu, tuturnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT mendukung kegiatan tersebut dalam upaya mendukung kompetensi guru dalam bentuk workshop penulisan KTI dan pengembangan keterampilan menulis kreatif bagi para peserta didik guna mewujudkan mimpi besar menuju NTT bangkit dan sejahtera.

 

“Peningkatan budaya literasi sangat penting sebagai jalan pulang menuju NTT bangkit dan sejahtera. Di sini salah satu mimpi besar yang harus ada dalam benak setiap pendidik adalah lahirnya generasi emas, generasi masa depan yang berkarakter, unggul dan handal di segala bidangnya serta berbudi pekerti. Oleh karena itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT sangat mendukung kegiatan workshop penulisan KTI bagi guru dan penulisan kreatif bagi peserta didik guna mewujudkan mimpi besar kita menuju NTT bangkit dan sejahtera,” ungkapnya.

 

Mendukung Profesionalisme Guru

 

Di lain pihak, Kepala SMAN 2 Cibal, Kabupaten Manggarai Timur, Yustus Berahi, S.Ag., menyatakan bahwa dalam rangka meningkatkan profesionalisme guru di lingkungan pendidikan, semua guru sebagai tenaga pendidik harus terlibat aktif di setiap workshop literasi atau penulisan karya tulis ilmiah (KTI). Menurutnya, salah satu cara meningkatkan profesionalisme guru adalah dengan cara mengembangkan potensi menulis, sehingga mampu menghasilkan berbagai produk tulisan yang berguna bagi dirinya sendiri dan orang lain dalam konteks pendidikan.


 

“Peningkatan profesionalisme guru di lingkungan pendidikan bisa terwujud dengan berbagai cara, salah satunya dengan menulis dan menghasilkan produk tulisan yang berguna bagi dirinya sendiri dan orang lain dalam konteks pendidikan. Oleh karena itu, semua guru sebagai tenaga pendidik harus mampu terlibat dalam setiap workshop literasi atau penulisan karya tulis ilmiah,” ungkapnya.

 

Mendorong Penerbitan Buku Karya Guru dan Peserta Didik

 

Lebih lanjut, terangnya, kegiatan tersebut melibatkan puluhan guru dan peserta didik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Menurutnya, salah satu upaya meningkatkan kualitas pendidikan di tengah keterbatasan pandemi Covid-19 adalah dengan tetap berkarya sembari menggali potensi diri di ranah menulis. Oleh karena itu, sambungnya, salah satu target utama dari penyelenggaraan workshop dan pendampingan menulis tersebut adalah diterbitkannya buku karya guru dan peserta didik sebagai simbol dan motivasi untuk terus bergerak secara produktif dan inovatif.


 

“Kita melibatkan puluhan guru dan peserta didik dalam kegiatan workshop dan pendampingan kali ini dengan tetap mematuhi prokes. Kegiatan ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tengah keterbatasan akibat pandemi Covid-19, sehingga para guru dan peserta didik bisa terus menggali potensi diri. Maka dari itu, target kami dengan adanya kegiatan ini adalah diterbitkannya buku karya guru dan peserta didik. Itu adalah simbol dan motivasi kami untuk terus bergerak, produktif, dan selalu berinovasi,” pungkasnya.

 

Kegiatan yang didukung penuh oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut diselenggarakan selama 3 hari, yakni dari Kamis (10/06/2021) hingga Sabtu (12/06/2021) bersama TIM MPC NTT sebagai partner kolabarasi.

 

Berita & Foto: Takim/ Ino

Editor: Robert Fahik/ Mario/ red

Post a Comment

3 Comments

  1. SMA N 2 Cibal adalah sekolah yang ada di kabupaten Manggarai bukan Manggarai timur 🙏 terima kasih

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. SMA Negeri 2 Cibal letaknya di Kabupaten Manggarai bukan Manggarai Timur.

    ReplyDelete