Latest News

Saturday, 14 November 2020

EMPAT SMP DI WILAYAH KECAMATAN TOBU GELAR IHT

 


TTS, CAKRAWALANTT.COM – Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dalam proses pembelajaran di masa pandemi Covid-19, empat SMP di wilayah Kecamatan Tobu, Kabupaten TTS, menggelar In House Training (IHT). Empat sekolah tersebut yakni, SMPN Bestaumuti, SMPN Bonleu, SMPN Satap Oenam dan SMPN Satap Ajaokenat.

 

Kegiatan berlangsung Selasa (10/11) hingga Kamis (12/11/2020), bertempat di SMPN Bestaumuti. Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Drs. Seperius Edison Sipa, M.Si., tersebut diikuti 46 guru dari empat sekolah peserta.

 

Dalam sambutannya, Edison Sipa mengapresiasi empat sekolah yang telah berinisiatif untuk melakukan kegiatan IHT. Menurutnya dengan adanya kegiatan tersebut para guru yang ada dapat mempersiapkan diri lebih optimal dalam pelaksanaan proses KBM, apalagi proses pembelajaran di tengah pandemi Covid-19 ini dilakukan secara luring maupun daring.

 

“Kegiatan ini juga merupakan kesempatan untuk me-review kembali perangkat pembelajaran sesuai dengan panduan pandemi Covid-19. Kegiatan hari ini sudah dapat berlangsung dengan baik maka itu diharapkan juga dengan memperingati hari pahlawan yang ke-75 ini kita mengenang para pejuang yang telah berupaya dengan gigih mempertahankan NKRI dari  berbagai tantangan dan cobaan serta risiko yang dihadapi tetapi hingga detik ini NKRI masih tetap utuh dan kokoh. Ini bertanda bahwa kita berada dalam suatu masa yang diperjuangkan dengan susah payah oleh para pendahulu, maka itu kita harus tetap mempertahankannya dengan belajar lebih giat. Semoga dengan memperingati hari pahlawan yang ke-75 ini membakar semangat para kepala sekolah, guru dan juga para peserta didik yang ada untuk meraih pendidikan yang baik ke depan,” urainya.

 

Edison Sipa melanjutkan, “Pola yang dilakukan oleh keempat sekolah  ini  sangat efektif karena empat kepala sekolah dan para guru yang ada ini berkumpul pada satu tempat yang mana menghadirkan para narasumber yang cukup berkompeten yaitu Instruktur Kabupaten (IK) bahkan para narasumber yang ada juga termasuk dalam Instruktur Nasional (IN). Ini berarti bahwa dalam sisi efisiensi dan efektivitas pola ini yang bisa dilakukan dibandingkan dengan kita mengirim perwakilan dari setiap sekolah yang pergi untuk mengikuti pelatihan di tingkat kabupaten atau tingkat provinsi.”

 


Kepala SMPN Bestaumuti, Merry A.A. Letuna, S.Pd., pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan IHT tersebut adalah agar para guru dapat menyusun strategi pembelajaran di era new normal dan me-review kembali perangkat pembelajaran di masa pandemi Covid-19 sehingga tidak menyulitkan para guru ketika melaksanakan proses pembelajaran baik secara daring maupun secara luring.

 

Lebih lanjut, Merry Letuna mengatakan bahwa materi yang akan disampaikan oleh para narasumber yaitu, Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI), Review Kurikulum Sekolah dan Perangkat Pembelajaran Tahun ajaran 2020/2021, Proses Pembelajaran di Era New Normal, dan Penjabaran Kalender Pendidikan, Analisis Minggu Aktif, Program Tahunan, Program Semester, dan Distribusi Alokasi Waktu.

 

Materi lainnya yakni, Analisis Level Kompetensi Dasar, Pengembangan Silabus, RPP, Penilaian dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), Kisi-Kisi Soal, Kartu Soal, Penyusunan Soal dan Pengolahan Nilai, dan Ketuntasan Belajar Minimum.

 

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan IHT tersebut yakni, Koordinator Pengawas pada Dinas PK Kabupaten TTS, Yunus Missa, S.Pd., Pengawas Binaan, Drs. Yoram Nakamnanu, M.M., dan Drs.Yosafat Saekoko, M.Pd. (Lenzho/red)

comments

No comments:

Post a comment